News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Dinilai Lambat Tangani Bencana, DPRD Gunungkidul Kirim Rekomendasi

DPRD Gunungkidul akan melayangkan rekomendasi ke Pemkab Gunungkidul terkait penanganan dampak pasca bencana angin kencang di wilayah di Semanu dan Paliyan.
Selasa, 15 Maret 2022 - 10:42 WIB
Warga dibantu relawan memperbaiki rumah yang rusak akibat terjangan angin kencang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Terkait penanganan dampak bencana pasca kejadian angin kencang yang melanda wilayah di Semanu dan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, DPRD Gunungkidul akan melayangkan rekomendasi ke Pemerintah Kabupaten.

Rekomendasi tersebut menyusul lambatnya pihak Pemkab Gunungkidul dalam merespon dampak bencana di dua wilayah tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami gak habis pikir, dimana peran mereka (Pemkab). Makanya kami dorong agar ada tindakan cepat," kata Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Ery, Selasa (14/03/2022).

Sampai saat ini, lanjut Ery, bantuan yang dijanjikan Pemkab ke warga terdampak di Kalurahan Pacarejo, Semanu belum juga turun. 

"Padahal kejadiannya kan sudah hampir sebulan," lanjut Ery.

Demikian juga dengan bencana serupa yang terjadi Kalurahan Mulusan, Paliyan, pada Jumat (11/3/2022) pekan lalu.

Meski demikian, Ery mengapresiasi pihak terkait yang sudah bergerak cepat dalam mendata dampak kerusakan yang ditimbulkan.

"Memang di lapangan responnya sudah cepat, namun lambatnya itu ada di belakang meja," ujarnya.

Ery menambahkan, rekomendasi dipandang perlu untuk dikeluarkan, sehingga Pemkab dapat menyusun skema penanganan yang lebih cepat.

Sementara, Plt Kepala BPBD Gunungkidul, Sri Suhartanta, beralasan, kondisi pandemi berdampak pada dinamika pekerjaan. Selain itu, mekanismenya harus sesuai ketentuan.

"Sebelumnya harus ada verifikasi yang menyesuaikan kriteria. Setelahnya, bantuan baru bisa diajukan, dan prosesnya kira-kira ya satu minggu," terang Sri.

Terpisah, Lurah Mulusan, Kapanewon Paliyan, Supodo, menyebut proses perbaikan rumah yang rusak sampai saat ini sudah mencapai 90 persen.

"Perbaikan difokuskan pada atap rumah warga yang rusak," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan untuk bantuan material, lanjut Supodo, selama ini berasal dari donatur, dan dikerjakan secara gotong royong warga dibantu para relawan. (Lucas Didit/Buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT