News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerangka Manusia Ditemukan di Ladang Tebu PG Madukismo, Diperkirakan Perempuan Usia di Bawah 25 Tahun

Kerangka manusia yang belum diketahui identitasnya ditemukan di ladang tebu milik Pabrik Gula (PG) Madukismo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Senin (17/3/2025) pagi.
Senin, 17 Maret 2025 - 11:21 WIB
Petugas mengevakuasi kerangka manusia yang ditemukan di ladang tebu milik Pabrik Gula Madukismo, Bantul, DI Yogyakarta, Senin (17/3/2025) pagi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Kerangka manusia yang belum diketahui identitasnya ditemukan di ladang tebu milik Pabrik Gula (PG) Madukismo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Senin (17/3/2025) pagi.

Diperkirakan, kerangka tersebut berjenis kelamin perempuan dengan usia di bawah 25 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Benar tadi polisi menerima laporan adanya temuan kerangka manusia yang belum diketahui indentitasnya di ladang tebu milik PG Madukismo sekira pukul 06.00 WIB," kata AKP I Nengah Jeffry, Kasi Humas Polres Bantul.

Jeffry menuturkan, kerangka manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh saksi, Ngatinem yang saat itu masuk ke ladang tebu milik PG Madukismo untuk memberikan pupuk tanaman tebu.

Ketika sedang memupuk tanaman, perempuan usia 62 tahun tersebut curiga ada tulang-tulang yang berserakan. Selain tulang, juga ada kepala manusia yang sudah tinggal tengkorak yang diduga tengkorak manusia.

Saat dilihat lebih dekat, memang benar itu adalah kerangka manusia. Sehingga, dia melaporkan peristiwa tersebut kepada saksi Wajiono (62) dan dilaporkan kepada mandor setempat.

Selanjutnya, mereka melaporkan temuan tersebut ke Polsek Bambanglipuro. Kemudian, anggota Polsek Bambanglipuro mendatangi lokasi temuan guna olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis Polres Bantul, Dokter dari Puskesmas Bambanglipuro dan PMI Bantul. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, sebelum menjadi kerangka, Mr. X tersebut meninggal kurang lebih sudah 2 sampai 3 bulan. Dilihat dari kerangka panggul dan kerangka kakinya kecil. 

"Sehingga diperkirakan kerangka manusia itu berjenis kelamin perempuan berusia di bawah 25 tahun," ungkap Jeffry. 

Lebih lanjut, petugas juga menemukan pakaian kemeja hijau lumut dan kaos lengan pendek warna abu-abu di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pakaian itu sudah di atas, celana di bawah panggul yang terpisah tulang atas tangan kiri sejauh 3 m dan kaki sebelah kiri sejauh 1,5 m dari kerangka badan," terang Jeffry.

Selanjutnya, kerangka manusia tak beridentitas tersebut di bawa ke RS Bhayangkara diantar PMI Bantul. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT