News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlibat Cek-Cok Usai Pesta Miras di Bantul, Satu Orang Tewas Akibat Sabetan Senjata Tajam

Pesta minuman keras (miras) di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta berujung petaka. Seorang pria inisial DV (35) yang terlibat dalam pesta miras terkena sabetan senjata tajam (tajam) temannya.
Senin, 20 Januari 2025 - 16:53 WIB
Polisi menunjukkan sajam jenis pedang yang digunakan MN untuk menyabet korban DV.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Pesta minuman keras (miras) di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta berujung petaka. Seorang pria inisial DV (35) yang terlibat dalam pesta miras terkena sabetan senjata tajam (tajam) temannya MN yang merupakan warga Trayeman, Kapanewon Pleret, Kabupaten setempat.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (17/1/2025) sekira pukul 20.30 WIB. Saat itu, rumah MN kedatangan DV dalam posisi sudah mabuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, DV meminta MN selaku pemilik rumah untuk dibelikan minum minuman keras. Kemudian, dibelikan oleh MN untuk diminum bersama di rumahnya Dusun Trayeman, Kapanewon Pleret. Bukan hanya itu, DV kembali meminta untuk dibelikan rokok kepada MN dan sudah dibelikan juga.

Usai menenggak miras bersama, sekitar pukul 20.30 WIB, DV hendak pulang menggunakan sepeda motornya. Namun karena sudah mabuk berat, DV tidak mampu menyalakan sepeda motornya menggunakan stater kaki. Kemudian, MN membantu DV menyalakan motornya pakai stater kaki dan akhirnya sepeda motornya menyala.

Saat DV menaiki sepeda motornya untuk pulang, tangan yang bersangkutan meraba saku MN sehingga diduga akan mengambil dompet miliknya. Akibat kejadian itu, terjadi cek-cok di antara mereka. Selanjutnya, DV menantang untuk berkelahi.

"Tantangan DV ditanggapilah oleh MN yang kemudian masuk ke dalam rumah untuk mengambil sebilah sajam jenis pedang untuk berkelahi yang mengakibatkan DV mengalami luka di bagian perut serta kepala," kata AKP I Nengah Jeffry, Kasi Humas Polres Bantul, Senin (20/1/2025).

Pasca kejadian tersebut, datanglah saksi WN untuk menolong korban DV. Di sisi lain, warga yang mengetahui kejadian perkelahian tersebut kemudian melaporkan ke kepolisian setempat. 

Selanjutnya, korban DV dibawa ke RS Permata Husada akibat luka yang dialaminya. Akan tetapi, peralatan yang kurang memadahi disana, korban DV langsung dirujuk ke RSPAU Harjolukito untuk penanganan medis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Minggu (19/1/2025), Polsek Pleret mendapatkan informasi bahwa korban DV telah meninggal dunia. Dia meninggal ketika tengah mendapatkan perawatan medis. Kini, kasus ini ditangani oleh Polres Bantul guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Kemarin, pelaku MN telah diamankan beserta barang bukti. Mulai hari ini, pelaku dilakukan penahanan," ungkap Jeffry. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT