News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pukat UGM Sebut Mars dan Himne KPK Hanya Gimik

Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM Zaenur Rohman menanggapi peluncuran mars dan himne KPK. Lagu tersebut diciptakan istri Ketua KPK Firli Bahuri.
Jumat, 18 Februari 2022 - 12:51 WIB
Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM Zaenur Rohman ikut menanggapi peluncuran mars dan himne Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lagu yang diciptakan istri Ketua KPK Firli Bahuri, Ardina Safitri itu disebutnya hanya sebuah gimik belaka.

"Menurut saya ini gimik dari ketua KPK yang sangat tidak perlu," ujarnya kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zen, sapaan akrabnya mengatakan, membuat himne dan mars sebenarnya sesuatu yang netral. Namun hal itu menjadi masalah ketika diciptakan oleh istri ketua KPK.

Zen khawatir hal itu justru bisa menimbulkan terjadinya benturan kepentingan. Pasalnya himne dan mars itu kemudian menjadi identitas dan bagian dari KPK.

"Itu menurut saya resiko timbul potensi benturan kepentingan dan itu artinya KPK sendiri tidak memitigasi resiko tersebut," katanya.

Zen juga menyoroti mekanisme pembuatan lagu tersebut apakah melalui sebuah kompetisi atau penunjukan langsung. Jika melalui sistem kompetisi maka pihak lain memiliki kesempatan ikut berkompetisi membuat mars dan himne tersebut.

"Kalau tidak ada itu semakin menunjukkan KPK itu sendiri tidak memberikan keteladanan di bidang fairness dan kompetisi yang sehat," ucap Zen.

Zen sendiri sebenarnya tidak mempermasalahkan KPK membuat mars dan himne. Akan tetapi yang ia sayangkan adalah lagu tersebut justru dibuat oleh istri ketua KPK.

Hal itu menurut Zen akan menyeret KPK seolah dipersonalisasi oleh Firli Bahuri dan koleganya. Apalagi respon dari masyarakat terkait lagu itu lewat media sosial juga bernada negatif.

"Pembuatan ini seakan-akan ada upaya untuk mempersonalisasi KPK untuk menjadi dominan image ketua KPK sampai kemudian istrinya membuat himne untuk KPK begitu," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peluncuran mars dan himne KPK oleh istri Firli Bahuri juga dianggap Zen tidak menunjukkan jiwa keteladanan seorang ketua KPK. Himne dan mars KPK bahkan dinilai Zen tidak berkontribusi pada upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Menurut saya itu bukan contoh yang bagus, tidak menunjukkan keteladanan pada pencegahan benturan kepentingan, organisasi publik yang modern, juga prinsip-prinsip fairness kompetisi itu tidak bisa dilihat dari himne KPK ini. Dan saya melihat itu hanya gimik dari ketua KPK yang tidak banyak berkontribusi pada pemberantasan korupsi justru disikapi secara negatif oleh anggota masyarakat," paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT