News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angin Kencang di Sleman Timbulkan Sejumlah Kerusakan, BPBD Salurkan Bantuan

Bencana angin kencang yang melanda lima wilayah kapanewon (kecamatan) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (14/10) sore.  
Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:45 WIB
Dampak angin kencang yang melanda wilayah Sleman, Senin (14/10/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Sleman, tvOnenews.com - Bencana angin kencang yang melanda lima wilayah kapanewon (kecamatan) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (14/10) sore.  

Dampak angin kencang di Kapanewon Depok terjadi di tujuh titik terdampak, mengakibatkan dua rumah rusak ringan, enam pohon tumbang, dua tempat usaha terdampak tiga kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda empat terdampak dengan taksiran kerusakan sejumlah Rp5.250.000.

Kemudian di Kapanewon Kalasan terdapat 26 titik terdampak mengakibatkan dua korban luka berat, satu korban luka ringan, delapan rumah rusak ringan, 24 pohon tumbang, tiga tempat usaha terdampak, tiga fasilitas ibadah terdampak, satu baliho rusak dengan taksiran kerusakan sejumlah Rp627,75 juta.

Angin kencang juga melanda 60 titik terdampak di Kapanewon Ngaglik mengakibatkan 43 rumah rusak ringan, 34 rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak berat, sembilan pohon tumbang, satu kendaraan roda dua terdampak dengan taksiran kerusakan sejumlah Rp173 juta.

Sementara di Kapanewon Ngemplak terdapat dua titik terdampak yang mengakibatkan satu rumah rusak ringan, satu rumah rusak berat satu pohon tumbang dengan taksiran kerusakan sejumlah Rp4,25 juta serta di Kapanewon Sleman terdapat dua titik terdampak, dua tempat usaha dan satu pohon tumbang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merespon musibah tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan logistik non-pangan kepada puluhan korban.

"Setelah kejadian kami langsung memberikan bantuan logistik non-pangan kepada korban, terutama korban yang rumahnya roboh dan rusak berat," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Makwan, Selasa (15/10/2024).

Makwa menjelaskan, bantuan yang disalurkan tersebut di antaranya tenda, terpal plastik dan logistik lainnya untuk penanganan yang sifatnya kedaruratan.

"Bantuan langsung kami salurkan kepada para korban pascakejadian," katanya.

Ia mengatakan, dalam pendataan sementara akibat dari bencana angin kencang tersebut selain terdapat sejumlah rumah rusak, pohon dan baliho tumbang juga terdapat tiga orang yang mengalami luka berat dan ringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban luka semuanya telah mendapat penanganan di fasilitas kesehatan," katanya.   

BPBD Sleman mencatat terdapat puluhan rumah di lima wilayah kapanewon (kecamatan) mengalami rusak berat hingga ringan akibat diterjang angin kencang. (ant/buz)



 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT