News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Hari Lagi Digusur, Warga Bong Suwung Yogyakarta Berjibaku Bongkar Bangunan Tanpa Alat Berat

Pembongkaran bangunan Bong Suwung di Jlagran, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta masih berlanjut.
Senin, 30 September 2024 - 17:36 WIB
Warga Bong Suwung membongkar mandiri bangunan semi permanen yang mereka tempati sehari-harinya pasca dampak penggusuran oleh PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Senin (30/9/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Pembongkaran bangunan Bong Suwung di Jlagran, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta masih berlanjut.

PT KAI memberikan kompensasi waktu untuk sterilisasi kawasan tersebut hingga 2 Oktober mendatang. Itu artinya, tersisa dua hari lagi bagi mereka untuk mengosongkan bangunan yang ditempatinya sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan tvOnenews.com di lokasi hari ini, sudah banyak bangunan semi permanen yang dibongkar mandiri oleh warga baik di lajur kanan maupun kiri rel menuju Stasiun Tugu Yogyakarta.

Pembongkaran tersebut dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat. Warga hanya mengevakuasi barang-barangnya yang masih layak untuk dipakai. Sementara yang tak layak pakai, ditinggalkan begitu saja di kawasan tersebut. 

"Hingga hari ini, untuk pembongkaran bangunan sudah 75 persen. Sebagian warga yang mungkin barangnya masih bisa dipakai terus dilepas dan dibawa. Sekiranya, barang yang tidak bisa dipakai ditinggal," kata Jati Nugroho, Ketua Paguyuban Warga Bong Suwung ditemui di lokasi, Senin (30/9/2024).

"Kalau yang bongkar PT KAI dikhawatirkan (barang) rusak semua. Nantinya, pas hari H pengosongan bangunan yang kurang bersih itu bagian dari PT KAI yang membersihkan," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, total ada 77 Kartu Keluarga (KK) yang menghuni kawasan Bong Suwung dengan rata-rata 3-4 orang setiap KK-nya. Mereka dulunya berasal dari berbagai wilayah, bukan hanya warga DIY saja. 

Kemudian dengan adanya penggusuran ini, kata Jati, terpaksanya ada sebagian warga Bong Suwung yang memilih pulang ke kampung halamannya. 

"Ada yang pulang ke kampung asalnya baik DIY maupun luar wilayah seperti Solo, Magelang dan beberapa daerah lainnya," ucapnya.

Kendati demikian, Jati menyebut, ada lebih dari 20 KK yang sampai saat ini belum mendapatkan hunian sementara pasca penggusuran.

"Yang belum punya tempat (hunian) saya rasa masih banyak. Ada 20 KK lebih yang belum punya tempat tinggal," ungkap Jati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait persoalan tersebut, pihaknya mengaku sudah menyampaikan kepada pemangku kepentingan setempat terkait langkah tindak lanjut ke depannya.

"Ketika kita ketemu dengan dewan kota maupun provinsi kemarin, ada bagian yang harus memikirkan seperti yang ber KTP Kota Yogya menjadi tanggung jawab dari Pemkot dan Dinsos setempat," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT