News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jual Bakso Ayam Tiren di Yogyakarta Sejak 2015, Pelaku: Senang Ditangkap Polisi

Pasangan suami istri MHS (51) dan AHR (50) warga Bantul Yogyakarta ditangkap polisi karena telah terbukti memproduksi bakso dengan bahan baku daging ayam tiren.
Senin, 24 Januari 2022 - 21:53 WIB
Pasangan suami istri MHS dan AHR tersangka pembuat bakso dari daging ayam tiren
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, DIY- Pasangan suami istri berinisial MHS (51) dan AHR (50) warga Trimulyo, Jetis Bantul Yogyakarta ditangkap polisi karena telah terbukti memproduksi bakso dengan bahan baku daging ayam tiren sejak tahun 2015 dan diedarkan di tiga pasar besar di Kota Yogyakarta.

Pasangan suami istri yang kini mendekam di tahanan mapolres Bantul ini mengaku menyesali perbuatannya. Namun demikian mereka mengaku senang dan bersyukur ditangkap polisi sehingga bisa berhenti membuat bakso dengan bahan ayam tiren.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Kami mengakui perbuatan kami dan menyesalinya. Namun kami juga senang pak ditangkap polisi, bisa berhenti," ungkap MHS di Mapolres Bantul, Senin ( 24/1/2024).

MHS menambahkan dirinya memproduksi bakso ayam tiren sejak 2015 dan selama ini menjual bakso hasil produksinya ke tiga pasar besar di Kota Yogyakarta. Yakni di Pasar Demangan, Pasar Giwangan dan Pasar Kranggan.

MHS mengaku awal mula membuat bakso dari ayam tiren ini karena merasa terhimpit dengan harga daging ayam potong segar yang sangat tinggi. Kemudian muncul ide membuat bakso dari ayam yang sudah mati atau ayam tiren.

" Waktu itu harga daging ayam potong segar sangat tinggi. Untuk menaikkan harga bakso kayaknya tidak mungkin sehingga muncul ide menggunakan daging ayam tiren," ujarnya.

Dalam sehari MHS mengaku bisa mengolah 15 sampai 20 ayam tiren atau sekitar 35 kilogram. Bahan daging ayam tiren sebanyak 35 kilogram tersebut bisa diolah menjadi 75 kilogram adonan bakso. Dari hasil produksi bakso tersebut MHS mendapatkan keuntungan sekitar 500 ribu rupiah perhari.

Pasangan suami istri ini mengaku senang ditangkap polisi dan siap menerima seberat apapun hukumannya karena telah memproduksi baksi dari daging ayam tiren. Sebab dengan tertangkap ini pasangan suami istri ini tidak perlu menjelaskan pada beberapa tetangganya yang selama menjadi pengecer baksonya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Mereka selama ini tidak tahu kalau daging kita gunakan adalah ayam tiren. Sehingga saya bisa menghentikan produksi bakso dari ayam tiren untuk selamanya dan mereka tahu sendiri tanpa saya harus menjelaskan," ungkap AHR istri MHS.

Saat ditemui media AHR juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat secara luas yang selama ini mengkonsumsi bakso buatannya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT