News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Kencing Tikus, Dua Warga Gunungkidul Terinfeksi, Satu Meninggal

Leptospirosis karena infeksi kencing tikus terjadi di Gunungkidul. Dinas Kesehatan merilis, ada dua orang terkena Leptospirosis, satu di antaranya meninggal.
Kamis, 20 Januari 2022 - 11:30 WIB
Warga Bersama Dinas Terkait Membasmi Tikus di Sarangnya.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Penyakit Leptospirosis yang diakibatkan oleh infeksi kencing tikus dilaporkan terjadi di Gunungkidul, Yogyakarta. Dinas Kesehatan merilis, telah ada dua pasien akibat penyakit ini, satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang disampaikan oleh Abdul Aziz, Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, memasuki Januari 2022, sudah ada dua laporan yang terkena Leptospirosis.

 

"Sudah ada dua laporan kasus, satu di antaranya meninggal yaitu warga Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari," terang Azis, Kamis (20/1/2022).

 

Saat ini, lanjut Aziz, pihaknya melakukan penyelidikan Epidemologi terkait dengan kasus Leptospirosis yang merenggut satu orang korban jiwa ini. Dinas Kesehatan saat ini masih melacak asal usul korban bisa terinfeksi Leptospirosis.

 

"Korban seorang laki-laki pengangguran, yang keseharian hanya berada di rumah. Kami akan melakukan pengecekan dari faktor lingkungan yang berpotensi banyak tikusnya," lanjutnya.

 

Aziz menambahkan, satu korban virus kencing tikus lainnya merupakan warga Kapanewon Saptosari. Saat ini ia masih dalam perawatan di Rumah Sakit.

 

"Korban kedua dalam perawatan rumah sakit, dia seorang petani, dugaan kuat ia terinfeksi saat sedang bekerja di ladang," lanjut Azis.

 

Sejak beberapa bulan terakhir, dilaporkan banyak lahan pertanian di Gunungkidul yang diserang hama tikus. Jumlah populasi hewan pengerat ini juga terbilang cukup tinggi.

 

"Potensi infeksi kencing tikus memang bisa terjadi di daerah yang berair atau genangan air yang sudah ada kencing tikusnya. Dan virus tersebut masuk ke tubuh manusia melalui luka terbuka," katanya.

 

Dari catatan Dinas Kesehatan Gunungkidul, sepanjang tahun 2021 lalu, ada 17 pasien yang  terkena Leptospirosis. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya meninggal dunia. Puncaknya di November, Desember, dan Januari.

 

"Kami minta masyarakat selalu waspada, dan selalu menjaga kebersihan untuk antisipasi," pungkas Azis.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Wonosari, dr. Wahyu menyatakan, masyarakat harus waspada pada musim penghujan seperti sekarang ini. Mengingat potensi infeksi akan lebih tinggi pada musim penghujan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Gejala yang muncul saat penderita terinfeksi Leptospirosi, di antaranya mengalami demam tinggi dan menggigil, sakit kepala, mual, muntah dan tidak memiliki nafsu makan, diare, mata memerah, nyeri otot, sakit perut, dan keluar bintik-bintik merah pada kulit," terang dr. Wahyu.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT