News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Muncul Kasus Baru, Dinkes Gunungkidul Kirimkan Sampel untuk Cek Varian Omicron

Setelah beberapa waktu nol kasus baru Covid -19, Kabupaten Gunungkidul kembali mencatatkan satu kasus konfirmasi positif Covid-19 baru pada Kamis (13/01/2022). 
Jumat, 14 Januari 2022 - 21:26 WIB
Dosis Vaksin Covid-19
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Setelah beberapa waktu tidak menemukan kasus baru Covid -19, Kabupaten Gunungkidul kembali mencatatkan satu kasus konfirmasi positif Covid-19 baru pada Kamis (13/01/2022) kemarin. 

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, menyampaikan, sampel swab dari kasus baru ini sudah dikirimkan ke laboratorium di Yogyakarta, untuk diteliti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maksudnya biar jelas apakah kasus baru ini terkait omicron atau tidak," jelas Dewi.

Sebelumnya, warga dari Kapanewon Playen ini terpapar, setelah salah satu keluarganya pulang dari luar daerah. Karena kondisinya bergejala, maka saat ini dirawat di RSUD Wonosari.

Sampai saat ini, lanjut Dewi, tracing ketat masih dilakukan oleh petugas puskesmas setempat.

"Nah berapa orang yang ditracing sampai sekarang belum diketahui karena masih terus berjalan," ujarnya.

Kasus baru ini tercatat setelah Gunungkidul sempat mengalami nol kasus aktif dan tak ada tambahan konfirmasi positif baru, hingga kondisi ini bertahan selama 3 hari, sejak Senin (10/11/2022) hingga Rabu (12/01/2022).

"Memang Omicron bisa menular lebih cepat, tapi untuk pencegahan dan penanganan tak jauh berbeda dengan varian lainnya," imbuh Dewi.

Meski demikian, masyarakat di Gunungkidul diminta untuk tidak lengah dan selalu menerapkan prokes, termasuk mobilitas bagi masyarakat dari dan ke luar daerah.

"Yang penting tetap waspada jika ada anggota keluarga atau tetangga yang melakukan perjalanan keluar daerah," kata Dewi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengatakan, percepatan vaksinasi akan lebih dioptimalkan guna meminimalisir potensi kasus baru. Ia juga meminta Dinkes terus melakukan pemantauan secara ketat kasus aktif baru ini.

"Harus diupayakan, sebisa mungkin jangan sampai Omicron ini masuk Gunungkidul, tentunya dengan mengedepankan prokes," katanya. (Lucas Didit/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT