News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tumpukan Sampah Kembali Meluber di Depo Hingga Jalan, Begini Kata DLH Kota Yogyakarta

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta menyebut, kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah dari sumbernya dinilai belum optimal.
Senin, 24 Juni 2024 - 16:13 WIB
Tumpukan sampah terlihat meluber di Depo Sampah Mandala Krida, Kota Yogyakarta belakangan ini.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta menyebut, kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah dari sumbernya dinilai belum optimal.

Hal ini yang menjadikan tumpukan sampah kembali meluber di depo-depo hingga berserakan di pinggir jalan seperti yang terlihat belakangan terakhir ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengawasan Lingkungan, DLH Kota Yogyakarta, Christina Endang Setyowati mengatakan, bila kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah sudah optimal maka sampah yang akan terkirim ke depo akan berkurang.

"Disana (depo) itu kan kalau dilihat (sampah) masih campur. Kalau mereka sudah mulai memilah dari sumbernya otomatis sudah ada perlakuan. Jadi sampah yang terkirim ke depo hanya residu yang bisa diolah menjadi refused derived fuel (RDF) atau apapun lainnya," kata Christina kepada awak media di Pemkot Yogyakarta, Senin (24/6/2024). 

Untuk diketahui, pengolahan sampah dengan sistem RDF merupakan proses pengolahan sampah menjadi bentuk yang lebih kecil sehingga dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk berbagai industri. 

Dengan adanya penumpukan sampah itu, DLH Kota Yogyakarta membangkitkan gerakan masyarakat salah satunya menghidupkan kembali bagaimana mengolah sampah dari setiap rumah bukan setiap kelompok. 

Dari pantauan tvOnenews.com, fenomena penumpukan sampah di depo satu di antaranya terlihat di sekitar Stadion Mandala Krida. Di depo sampah tersebut, sampah yang sudah menumpuk berhari-hari tidak diangkut hingga menimbulkan bau menyengat.

Kondisi ini dikeluhkan oleh Painem, salah seorang pedagang kuliner di lokasi tersebut. Bahkan, dirinya sempat pingsan kemudian dilarikan ke rumah sakit pada 15 Juni lalu saat kendaraan melakukan aktivitas pengangkutan sampah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Waktu sampahnya diambil pakai backhoe, saya sampai pingsan masuk rumah sakit karena baunya enggak kuat," ucap Painem. 

Selain berdampak ke kesehatan, kondisi ini juga membuat penghasilannya menurun. (scp/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 
RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

Rumah sakit memperkenalkan layanan stem cell dan secretome yang dikembangkan.
Testing Embed Social Media

Testing Embed Social Media

Testing Embed Social MediaTesting Embed Social MediaTesting Embed Social Media

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT