News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Kerusakan Beberapa Patok Jalan di Kulon Progo, Diduga Sengaja Dirusak OTK

Beredar video yang memperlihatkan kerusakan patok jalan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kerusakan itu diduga akibat ulah orang tak dikenal (OTK).
Jumat, 21 Juni 2024 - 17:13 WIB
Kondisi salah satu patok jalan yang rusak diduga akibat ulah OTK, Jumat (21/6/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Beredar video yang memperlihatkan kerusakan patok jalan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kerusakan itu diduga akibat ulah orang tak dikenal (OTK).

Video tersebut viral usai diunggah di beberapa akun media sosial Instagram yang mengabarkan situasi di Kulon Progo. Satu di antaranya akun @panoramakulonprogo. Dalam unggahan, tertulis caption perusakan pembatas jalan di sekitar Jembatan Sambiroto, Kapanewon Nanggulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Telah terjadi perusakan pal jalan di Sambiroto. Ada pal-pal yang dirobohkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab di ruas jalan sebelah kanan. Ini jelas faktor kesengajaan," kata seseorang di dalam video tersebut.

Hingga hari ini pukul 13.55 WIB, video itu sudah mendapatkan 961 like, 39 komentar dan dibagikan sebanyak 10 kali.

Berdasarkan penelurusan di lokasi, ternyata ada tiga patok jalan yang rusak di sepanjang ruas Jalan Sendangsari-Sambiroto. Ketiganya dalam kondisi hanya tersisa puing-puingnya dan terlihat besi di dalamnya.

Adanya perusakan patok juga dibenarkan oleh Bambang Nur Cahyo selaku tokoh masyarakat Banyuroto.

Dia mengatakan bahwa rusaknya beberapa patok di wilayahnya diketahui sejak Kamis (20/6/2024) siang.

"Sekira jam 11 siang ada petani namanya Pak Wege yang melaporkan (kerusakan patok) ke kami. Kemudian kami cek ke lokasi. Padahal kata Pak Wege, kemarin (Rabu) sore patok masih utuh dan malamnya juga tidak ada pergerakan apa-apa maksudnya dari pengamatan petani yang biasa nyirami tanaman malam hari," tutur Bambang, Jumat (21/6/2024).

Selain patok, ia juga menerima informasi dari warga sekitar yang mengeluhkan hasil pertaniannya yang rusak. Bahkan, ada yang melaporkan kehilangan pupuk.

"Tanaman kacang panjang punya Pak Wege juga diambil dan dijeboli. Terus rabuk (pupuk) punya petani lain dibuang oleh orang yang tidak bertanggungjawab ke selokan dekat lokasi situ," kata Bambang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya beberapa insiden yang merugikan ini, pihaknya telah membuat laporan ke kepolisian. Pun, mengadukan kepada instansi terkait.

"Kita sudah melapor ke polisi dan dinas agar segera ditindaklanjuti," ucapnya. (scp/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT