News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Maling Hewan Kurban di Kulon Progo Dibekuk Polisi, 3 Pelaku Lain Masih Buron

Polisi akhirnya berhasil membekuk dua pelaku pencurian hewan kurban di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Rabu, 5 Juni 2024 - 20:22 WIB
Dua residivis pelaku pencurian hewan kurban di Kulon Progo digiring polisi di Polres Kulon Progo, Rabu (5/6/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Polisi akhirnya berhasil membekuk dua pelaku pencurian hewan kurban di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Keduanya, pria inisial SR (44) dan SK (40) yang merupakan warga Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sedangkan, tiga pelaku lainnya masih buron.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanit I Satreskrim Polres Kulon Progo, Iptu Rifai Anas Fauzi mengatakan, dua pelaku yang ternyata residivis kasus penggelapan diamankan oleh Satreskrim Polres Kulon Progo dan jatanras Polda DIY usai mencuri hewan kurban di dua lokasi.

"Itu hasil ungkap kasus di Karangwuni ada 3 ekor kambing dan sapi di Wates," katanya saat rilis kasus di Polres Kulon Progo, Rabu (5/6/2024). 

Rifai menuturkan, untuk melancarkan aksinya, salah satu dari pelaku pada siang hari ada yang mencari sasaran secara acak dengan menggunakan sepeda motor.

Malam harinya, para pelaku kembali mendatangi tempat-tempat ternak tersebut. Kemudian mereka mengambil hewan itu menggunakan mobil yang disewanya.

"Modusnya, para pelaku ini berkelompok dengan menggunakan sarana kendaraan mobil grand max yang disewa dari tempat penyewaan mobil," terang Rifai.

Lebih lanjut dari hasil pemeriksaan polisi, para pelaku setelah mendapatkan hasil curian baik kambing dan sapi kemudian dijual ke pedagang di Kebumen. 

Untuk menekan kasus pencurian hewan kurban jelang Iduladha, polisi akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Karena saat ini masih ada tiga pelaku berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) yang masih dalam pengejaran polisi. 

"Termasuk pengembangan terhadap yang bersangkutan yang ternyata juga mengambil boks sound di Daendels," imbuh Rifai.

Ditanya terkait adakah keterkaitan dengan pencurian hewan kurban di wilayah lain, Rifai belum bisa memastikan hal tersebut. Akan tetapi, pihaknya akan menjalin komunikasi dengan para petugas di wilayah lain yang menangani persoalan serupa.

"Nanti, petugas yang menangani perkara (pencurian hewan ternak) di masing-masing wilayah akan berkoordinasi dengan kita," ucapnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP ayat 1 ke 1e dan 4e dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara. 

Dengan adanya kasus tersebut, Satreskrim Polres Kulon Progo mengimbau kepada masyarakat yang punya hewan ternak baik kambing maupun sapi agar lebih diperhatikan keamanannya.

Dihadirkan saat rilis kasus, Tersangka SK mengakui perbuatannya telah mencuri kambing dan sapi di dua lokasi di Kulon Progo. Caranya, para pelaku berbagi tugas.

"Teman saya yang ngambil (hewan), saya yang menaikkan ke mobil. Sama sapi juga dimasukkan ke mobil dengan ditarik dan didorong dari belakang," kata dia.

Warga Kebumen itu mengaku hanya butuh waktu 5 menit untuk memasukkan hewan tersebut ke dalam mobil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bawa sapi cepat (5 menit) karena dulunya punya sapi di rumah," ungkapnya.

Adapun seekor kambing dijual seharga Rp 2 juta. Sementara, sapi seharga Rp 8 juta per ekor. Selanjutnya, hasil penjualan dibagi lalu digunakan untuk membayar jasa rental mobil dan memenuhi kebutuhan pribadi. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT