News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Monyet Masuk Permukiman di Sleman Efek Suhu Panas, Ini Penjelasan Taman Nasional Gunung Merapi

Sebuah postingan yang memperlihatkan kawanan monyet ekor panjang masuk ke permukiman warga viral di media sosial (medsos).
Senin, 6 Mei 2024 - 10:42 WIB
Monyet ekor panjang masuk di permukiman warga.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Sebuah postingan yang memperlihatkan kawanan monyet ekor panjang masuk ke permukiman warga viral di media sosial (medsos).

Berdasarkan postingan yang diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover pada Minggu (5/5/2024) kemarin, monyet-monyet itu berkeliaran di sekitar Sungai Boyong tepatnya Dusun Rejodani, Ngaglik, Kabupaten Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, tiga ekor monyet berukuran besar turun ke permukiman warga diperkirakan efek suhu panas di Lereng Gunung Merapi dan kurangnya makanan di habitas aslinya.

"Efek suhu panas di Lereng Merapi. Para kethek alias monyet gunung alias Makaka pada turun gerombolan. Terpantau tiga ekor berada di sisi timur Sungai Boyong. Gerombolan lainnya lari tunggang langgang ke arah utara menyusuri Sungai Boyong, Rejodani, Ngaglik, Sleman, Jogjakarta," tulis caption di unggahan postingan tersebut.

Kejadian monyet masuk ke permukiman kembali dilaporkan warga Rejodani, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman pada Senin (6/5/2024) ini. Pagi ini, monyet masuk ke permukiman warga setelah kemarin diusir kemudian lari ke sungai.

Terkait hal tersebut, Kepala Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Muhammad Wahyudi buka suara. Ia menepis bila turunnya monyet ekor panjang ke permukiman warga dampak dari suhu panas Gunung Merapi.

Berdasarkan laporan rutin di Whatsapp Grup, aktivitas gunung dari Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang untuk parameter suhu Merapi pada Jumat (3/5/2024) pukul 06.00-12.00 WIB terpantau 22,9-26 °C. Selanjutnya pada Sabtu (4/5/2024), suhu terpantau 23,3-25 °C. Kemudian pada Minggu (5/5/2024) terpantau 21-25,5 °C.

Sedangkan, periode pengamatan pukul 12.00-18.00-24.00 WIB, suhu relatif turun menjelang malam dan pagi hari. 

"Jadi menurut data tersebut, tidak ada anomali peningkatan suhu," kata Wahyudi Senin (6/5/2024).

Ia menjelaskan, seperti yang disebutkan dalam postingan bahwa tiga ekor monyet yang terlihat di Rejodani, Sleman merupakan monyet yang terusir dari kelompoknya.

"Monyet ekor panjang kalau berkelompok itu gak 3 ekor, pasti puluhan. Berarti ini monyet yang terusir dari kelompoknya dan ini memang yang sering membuat ulah di masyarakat," terangnya.

Menurut Wahyudi, untuk informasi lokasi tepatnya kurang jelas, karena alur Sungai Boyong panjang. Namun di dalam postingan tertulis ke arah utara menyebut Rejodani, Ngaglik yang mana lokasi ini sangat jauh dari kawasan Merapi, jaraknya bisa lebih dari 10 kilometer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, monyet ekor panjang sudah biasa ditemukan di timur Sungai Boyong. Kemudian turun sampai di lokasi penambangan pasir. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT