News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU DIY Buka Rekrutmen 390 Anggota PPK untuk Pilkada 2024

Proses rekrutmen terbuka pembentukan badan ad hoc untuk Pilkada 2024 se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah dimulai.
Kamis, 25 April 2024 - 16:30 WIB
Jumpa pers persiapan Pilkada 2024 di 5 kabupaten/kota DIY.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Proses rekrutmen terbuka pembentukan badan ad hoc untuk Pilkada 2024 se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah dimulai.

Untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), total kebutuhan ada 390 orang. Dengan rincian, Kota Yogyakarta (70), Kabupaten Bantul (85), Gunungkidul (90), Kulon Progo (60) dan Sleman (85).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pendaftaran badan adhoc untuk PPK di masing-masing kabupaten/kota telah dibuka mulai 23 April dan berakhir pada 27 April," kata Sri Surani, Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU DIY, Kamis (25/4/2024).

Masyarakat bisa mendaftar sebagai PPK melalui aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA). Adapun persyaratannya yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), berdomisili dalam wilayah kerja PPK, berusia paling rendah 17 tahun serta mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

"Berkaca dari pemilu sebelumnya, pada pilkada serentak ini pendaftar diharapkan bisa memastikan kesehatan khususnya tensi, gula darah dan kolesterol," ucap Rani sapaan akrabnya.

Masa kerja PPK dimulai pada 16 Mei 2024-27 Januari 2025. Nantinya, mereka juga mendapatkan honor untuk ketua sebesar Rp 2.500.000 per bulan dan anggota sebesar Rp 2.200.000 per bulan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tvOnenews.com, hampir semua kemantren di Kota Yogyakarta, warganya sudah melakukan pendaftaran melalui SIAKBA.

Hingga Rabu (24/4/2024) pukul 15.00, ada 94 warga yang tersebar di 14 kemantren sudah unggah data di SIAKBA. Pendaftar terbanyak di Kotagede dan Keraton masing-masing 7 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Kemudian hanya di wilayah Umbulharjo, pendaftar perempuan masih kosong. 

Selanjutnya di Kabupaten Kulon Progo, yang sudah mendaftar di SIAKBA sejumlah 109 dari kebutuhan 60 anggota PPK. Hingga Rabu (24/4/2024) pukul 17.00 WIB, yang sudah melengkapi berkas 23 orang.

Kemudian di Kabupaten Sleman, kebutuhan PPK sebanyak 85 orang yang tersebar di 17 kecamatan. Hingga pukul 11.00 WIB, yang mendaftar sebanyak 133 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu di Kabupaten Bantul, hingga pukul 13.38 WIB, total pendaftar 180 orang dan yang sudah kirim berkas 23 orang.

Terakhir di Kabupaten Gunungkidul, hingga Rabu (24/4/2024) pukul 15.00 WIB, jumlah pendaftar di SIAKBA perempuan ada 30 orang dan 58 orang laki-laki. Adapun yang mengumpulkan hard copy ada 13 orang. (scp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT