News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Kota Yogyakarta Sulap TPS jadi Sarana Edukasi Pengelolaan Sampah

Warga Kota Yogyakarta meriahkan Pemilu 2024 dengan menyulap TPS 14 di Kelurahan Ngampilan, sebagai sarana edukasi pengelolaan sampah bagi masyarakat.
Rabu, 14 Februari 2024 - 15:42 WIB
Suasana TPS 14 di Kelurahan Ngampilan, Kecamatan Ngampilan, Kota Yogyakarta pada Rabu (14/2/2024)
Sumber :
  • ANTARA

Yogyakarta, tvOnenews.com - Warga Kota Yogyakarta meriahkan Pemilu 2024 dengan menyulap TPS 14 di Kelurahan Ngampilan, sebagai sarana edukasi pengelolaan sampah bagi masyarakat.

Koordinator Tim Pendukung TPS 14 Dimas Arifin Hamzah di Yogyakarta menuturkan, konsep tersebut sengaja dimunculkan karena sampah tengah menjadi isu strategis di Kota Yogyakarta.

"Harapan kami melalui konsep kegiatan ini sedikit ada pesan moral kepada masyarakat yang datang menggunakan hak pilihnya sehingga bisa sadar pentingnya membantu menyelesaikan masalah sampah," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beragam produk hasil daur ulang sampah tampak menghiasi berbagai sudut TPS 14 mulai dari lampion dari botol plastik hingga meja dari tutup drum bekas sebagai alas kotak suara.

Dimas menjelaskan, upaya menyulap TPS 14 sebagai sarana edukasi pengelolaan sampah berasal dari inisiatif warga setempat, khususnya para pemuda yang peduli dengan persoalan sampah.

Konsep tersebut ditegaskan Dimas bukan untuk menyindir Pemerintah Kota Yogyakarta terkait penanganan sampah.

"Kita tidak menyindir malah justru kita ingin mengajak warga masyarakat (berpartisipasi mengelola sampah)," kata dia.

Warga di Kelurahan Ngampilan, kata dia, secara mandiri bergotong royong sejak Minggu (11/2) mendukung pesta demokrasi dengan turut menghias TPS 14 dengan berbagai properti dari hasil pengolahan limbah.

"Secara prinsip kalau teman-teman KPPS kita lebih mengarahkan agar konsentrasi ke teknis pemilunya. Sedangkan kita warga dengan teman-teman pemuda membantu melengkapi perlengkapan pendukungnya," kata dia.

Selaras dengan konsep pengelolaan sampah, anggota KPPS yang bertugas di TPS 14 kompak tidak mengenakan baju resmi, melainkan hanya memakai kaus lengan pendek dengan handuk di leher.

Di depan TPS terparkir sebuah gerobag sampah yang memuat seikat kayu kering yang masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar.

Sebagai latar belakang bilik suara, terdapat kain putih berukuran besar bertuliskan "Sampah Agawe Masalah" serta "Wilayahe Resik Rejekine Asik - Pilih Sing Becik Negarane Apik". "Slogan yang coba kita coba selaraskan antara permasalahan sampah dengan pemilu," kata dia.

Dimas berharap selepas menggunakan hak suara, masing-masing warga di wilayah itu semakin peduli dengan sampah.

"Bagaimana masyarakat bisa mengolah kemudian memanfaatkan barang-barang yang bisa diolah lagi sehingga bisa mengurangi sampah yang dibuang," kata dia.

Salah seorang warga Ngampilan, Syarifa (23) mengapresiasi konsep TPS 14 karena selain unik juga amat terkait dengan kondisi penanganan sampah yang tengah dihadapi Kota Yogyakarta beberapa bulan terakhir.

"Konsepnya sederhana tapi maknanya dalam. Itu juga mempengaruhi bagaimana kita pilih pemimpin biar kebijakan pengelolaan sampah di Yogyakarta semakin baik ke depannya," ucap Syarifa. (ant/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT