News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jeritan Orang Tua di Balik Penggerebekan Daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta: Tangan Anak Saya Diikat!

Penggerebekan daycare Little Aresha yang dilakukan oleh aparat kepolisian mengungkap kondisi memprihatinkan sejumlah balita yang dititipkan dalam daycare tersebut. 
Sabtu, 25 April 2026 - 13:25 WIB
Khoirunisa orang tua korban kekejaman pengasuh daycare Little Aresha di Polresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

Yogyakarta, tvOnenews.com - Insiden penggerebekan daycare bernama Little Aresha di wilayah Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Jumat (24/4/2026) menghebohkan  masyarakat setempat. 

Penggerebekan yang dilakukan oleh aparat kepolisian mengungkap kondisi memprihatinkan sejumlah balita yang dititipkan dalam daycare tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tangis dan kemarahan orang tua balita yang menjadi korban perbuatan tak manusiawi itu pecah ketika mereka mendatangi Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026). 

Kedatangan para orang tua untuk melapor maupun mengawal perkembangan kasus yang dialami anaknya. 

Khoirunisa selaku salah satu orang tua korban merasa terpukul setelah mengetahui kondisi yang dialami sang anak yang masih berusia 1,5 tahun selama berada di daycare tersebut. 

"Saya kaget, anak saya terlihat pas penggerebekan kondisi tangannya dia diikat disini (pergelangan tangan) dan dibedong cuma pakai pampers doang. Lalu ditidurin tanpa dikasih bantal atau kasur," ucapnya sembari menahan tangis. 

Bahkan, kebiasaan tidur hanya beralaskan playmate terbawa hingga rumah.

"Tadi malam pun, dia tidur enggak mau di kasur. Maunya di lantai tanpa bantal," kata perempuan berusia 34 tahun ini. 

Kecurigaan semakin bertambah ketika warga Kota Yogyakarta ini melihat kondisi sang anak yang sering sakit-sakitan hingga mengalami penurunan berat badan. 

"Dia sekarang pilek belum sembuh. Terus sama batuk, padahal biasanya gak pernah. Sakit batuk baru di daycare sama pas Februari kemarin karena tumbuh gigi. Tapi ini sampai muntah-muntah terus," ungkapnya. 

Ia melanjutkan bahwa sang anak juga mengalami penurunan berat badan maupun demam.

"Berat badannya dari 9 kg, turun jadi 8 kg. Pernah juga, dia demam sampai 38,7 derajat atau 39 derajat, tapi gak dibilang ke kami. Itu belum sebulan dititipkan disana," imbuhnya. 

Sang ibu juga mengungkap ada bekas cakaran di tangan sang anak. Namun, pengelola daycare hanya menjawab luka tersebut diduga penyakit cacar air. 

Padahal, ia harus membayar lebih dari Rp1,5 juta untuk menitipkan anaknya di daycare tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya bayar SPP Rp1,1 juta. Biaya pendaftaran Rp250 ribu dan lainnya Rp500 ribu. Itu titip mulai pukul 06.00-17.00 WIB," bebernya. 

Atas peristiwa ini, pihaknya diminta oleh kepolisian untuk melakukan visum terkait luka yang dialami sang anak. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral