GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BKK Dana Keistimewaan Urusan Pertanahan Mampu Sejahterakan Masyarakat DIY

Pemda DIY terus mengupayakan kesejahteraan masyarakat di tingkat bawah. Salah satunya melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan (Danais) urusan pertanahan.
Kamis, 23 November 2023 - 10:39 WIB
Pertanian cabai yang bersumber dari BKK Danais urusan pertanahan di Kalurahan Pondokrejo, Tempel, Sleman.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Sleman, tvOnenews.com - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) terus mengupayakan kesejahteraan masyarakat di tingkat bawah. Salah satunya melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan (Danais) urusan pertanahan.

Paniradya Pati Kaistimewaan, Aris Eko Nugroho mengatakan, ini merupakan tahun kedua pihaknya menggelontorkan BKK Danais urusan kalurahan. Pada tahun ini ada 11 kalurahan yang mendapat BKK Danais urusan pertanahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nilainya tergantung dari masing-masing kalurahan dan komoditas yang mau dilakukan apa. Karena di tahun pertama masih berkaitan dengan pertanian tanaman pangan dan holtikultura," kata dia kepada tvOnenews.com, Rabu (22/11/2203).

Aris menjelaskan, pada tahun kedua ini sektor yang bisa dikelola menggunakan BKK Danais urusan pertanahan sudah bertambah. Tak hanya sektor pertanian, tapi bisa juga peternakan dan perikanan lele.

Foto: Pertanian cabai yang bersumber dari BKK Danais urusan pertanahan di Kalurahan Pondokrejo, Tempel, Sleman.

Menurutnya, ada 11 kebijakan dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang harus ditempuh untuk mendapatkan BKK Danais urusan pertanahan. Salah satunya kalurahan tersebut harus tertib administrasi soal pertanahan.

"Usulannya dari kalurahan, kemudian ada diskusi berapa KK (Kepala Keluarga) yang terlibat, kemudian baru muncul aktivitas mau dilakukan apa di situ," ungkapnya.

Lurah Caturharjo, Kapanewon Sleman, Agus Sutanto menyatakan, tahun ini pihaknya mendapatkan BKK Danais urusan pertanahan sebesar Rp 388 juta. Bantuan itu dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui budidaya tanaman cabai dan peternakan kambing.

"Tahun ini realisasinya untuk keluarga miskin ada 60 KK untuk budidaya cabai lahannya 6 hektare. Untuk yang peternakan kambing ada 4 kelompok masing-masing 15 orang, jadi total 120 orang (budidaya cabai dan kambing)," ujarnya.

Adanya BKK Danais urusan pertanahan diakui Agus sangat membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih saat ini harga cabai di pasaran terbilang tinggi, menembus Rp 60-80 ribu per kilogram dari tingkat petani.

"Harga tinggi kan otomatis masyarakat penerima (BKK Danais urusan pertanahan) untungnya sangat signifikan. Secara umum kesejahteraan masyarakat yang menerima ini sudah meningkat.

Agus melanjutkan, pada tahun depan pihaknya akan mengajukan lagi BKK Danais urusan pertanahan dengan menambah sektor yang dikelola. Yakni membuat rumah sambal untuk mengatasi saat harga cabai murah, serta budidaya lele untuk menambah gizi mencegah stunting.

Sementara itu, Lurah Pondokrejo, Kapanewon Tempel, R Widiyatma menyampaikan pihaknya menerima BKK Danais urusan pertanahan tahun ini sebesar Rp 122 juta. Bantuan itu digunakan untuk sektor pertanian berupa budidaya tanaman cabai dan mentimun.

"Luasannya 3 hektare, yang mengerjakan warga miskin jumlahnya 28, jadi rata-rata per warga miskin dapat 1.000 meter," ucapnya.

Dirinya menambahkan, bantuan tersebut sangat berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Utamanya bagi mereka yang menanam cabai karena saat ini harganya tengah meroket.

"Rata-rata petani mendapat 3,5 kuintal. Ini baru sekitar 70 persen panennya, jadi masih ada cabai di sawah yang belum dipanen," katanya.

Lebih lanjut Widiyatma menyampaikan, manfaat BKK Danais urusan pertanahan tak hanya dinikmati para petani penerima bantuan. Tapi juga warga sekitar yang kemudian diberdayakan sebagai buruh petik cabai dan buruh cangkul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi jelas kelihatan peningkatan kesejahteraannya, rata-rata dapat Rp 10-15 juta baru dalam 70 persen panen," tegasnya.

Pada tahun depan, Widiyatma juga mengajukan BKK Danais urusan pertanahan lagi dengan jumlah yang lebih besar. Nilainya mencapai Rp 1 miliar untuk sektor pertanian, peternakan kambing, dan sarana prasarana saluran irigasi untuk mendorong pertanian cabai. (buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT