GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teknologi Agro Electrifying Berhasil Tingkatkan Hasil Panen Bawang Merah di Bantul

Hasil panen perdana bawang merah di lahan Gapoktan Paris Makmur Parangtritis Kretek Bantul Yogyakarta tahun ini mampu menghasilkan bawang merah 20 ton perhektar
Kamis, 24 Agustus 2023 - 22:40 WIB
Panen raya bawang merah di Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, Kamis ( 24/8/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, tvOnenews.com - Hasil panen perdana bawang merah di lahan Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan ) Paris Makmur Parangtritis Kretek Bantul Yogyakarta tahun ini mampu menghasilkan bawang merah 18 sampai dengan 20 ton perhektar.

Hasil ini dua kali lipat lebih baik dari rerata panen bawang merah secara nasional yang hanya 10 ton per hektar. Keberhasilan ini berkat teknologi agro electrifying  yang mulai digunakan para petani dari Gapoktan Paris Makmur ketika menanam bawang merah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan melampaui rerata nasional ini disampaikan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, saat menghadiri panen perdana bawang merah agro electrifying di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Kamis (24/8/2023) sore.

"Jika rata-rata panen bawang merah nasional hanya 10 ton per hektar. Maka panen kali ini yang mampu mencapai 18-20 ton per hektar menandakan Pemda DIY berhasil mengoptimalkan produktifitas lahan-lahan pesisir selatan," ungkap Prhasto Setyanto. 

Program agro electrifying digagas PT PLN (Persero) dan mampu membawa sektor pertanian menjadi lebih maju dan modern dengan peningkatan produktivitas mencapai 3 kali lipat dan efisiensi biaya operasional sebesar 70 persen. 

Para petani beralih ke alat-alat dan mesin pertanian (alsintan) berbasis listrik yang biayanya sangat murah dibanding sebelumnya yang menggunakan bahan bakar minyak ( BBM ). 

" Saat ini, Kementan telah mencadangkan sebanyak 5.570 ton bawang merah untuk disalurkan ke daerah-daerah yang defisit guna mencegah inflasi. Cadangan ini akan ditingkatkan hingga menebus 8750 ton tahun depan," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Sugeng Purwanto menyebut panen perdana bawang merah dengan teknologi agro  electrifying ini  dilaksanakan di lahan petani  anggota dari Gapoktan Paris Makmur dari Parangtritis Kretek Bantul Yogyakarta.

Selain mengurangi polusi, penerapan agro electrifying mampu menghemat biaya produksi dan  meningkatkan pendapatan petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada sebanyak 200 hektar lahan pertanian yang digunakan untuk menanam bawang merah dengan memanfataankan teknologi agro electrifying," kata  Kepala DInas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemda DIY Sugeng Purwanto.

Dengan hasil panen 18-20 ton perhektar, Sugeng menambahkan bahwa pendapatan petani, dengan harga jual bawang merah Rp13-14 ribu per Kg dalam sekali masa panen mencapai Rp80-100 juta.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT