News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tutup Usia, Seniman Lukis Kenamaan Djoko Pekik telah Siapkan Sendiri Makamnya di Makam Seniman Imogiri

Pelukis kenamaan Indonesia,  Djoko Pekik tutup usia pada Sabtu (12/8/2023), sekitar pukul 08.00 di RS Panti Rapih Yogyakarta karena peyakit yang dideritanya.
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 16:32 WIB
Keluarga besar Djoko Pekik mengelilingi jenazah sang maestro di rumah duka yang ada di Sembungan, Kasihan, Bantul, Sabtu ( 12/8).
Sumber :
  • tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, tvOnenews.com - Pelukis kenamaan Indonesia,  Djoko Pekik tutup usia pada Sabtu (12/8/2023) sekitar pukul 08.00 di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Sang maestro meninggal dunia karena peyakit yang dideritanya.  

Nihil Paguril, putra keempat Djoko Pekik mengatakan bahwa ayahnya menderita diabetes lebih dari 10 tahun lamanya. Bahkan, 2 tahun yang lalu sempat jatuh dan menjalani operasi kaki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terakhir, 2 minggu yang lalu juga jatuh lagi dan cedera pada tangan, namun sudah bisa diatasi. Tetapi,  pagi tadi,  tiba-tiba, beliau drop kondisinya dan kita bawa ke Rumah Sakit Panti Rapih. Pada jam 8 pagi tadi, dokter menyatakan bahwa bapak tutup usia," ungkap Nihil Paguril saat ditemui di rumah duka di Sembungan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (12/8) siang.

Nihil paguril menambahkan, jauh sebelum ayahnya meninggal telah berpesan agar semua anak - anaknya merawat dan menjaga karya - karyanya yang ada di gallery Sembungan," tuturnya.

Berdasarkan penuturan Nihil, Djoko Pekik pernah berpesan, bila nanti dirinya meninggal dunia, jenazahnya dilewatkan Jalan Malioboro dan Wirobrajan, rumahnya dahulu.

Oleh karena itu, ketika perjalanan dari rumah sakit Panti Rapih menuju rumah duka di Sembungan, ambulans yang membawa jenazah Djoko Pekik melintasi jalan Malioboro dan singgah sebentar di rumahnya dulu, yaitu di Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

" Iya, beliau ketika sakit dan sehabis periksa di rumah sakit, pulangnya selalu minta dilewatkan Malioboro dan Wirobrajan. Sehingga tadi dari rumah sakit, ambulans yang membawa jenazah bapak melewati Malioboro dan Wirobrajan," ujarnya.Sementara itu, Yani Sapto Hudoyo istri mendiang seniman Sapto Hudoyo mengaku sangat kehilangan dengan meninggalnya seniman senior Djoko Pekik  yang sering membantu kegiatan seniman.

"Saya menyampaikan bela sungkawa yang mendalam. Saya kaget tadi pagi mendengar kabar beliau meninggal. Belum lama ini saya ketemu beliau di pameran. Beliau aktif membantu kegiatan seniman," papar Yani Sapto Hudoyo.

Yani Sapto Hudoyo juga mengatakan, mendiang Djoko Pekik telah menyiapkan sendiri makamnya di kawasan makam seniman di Imogiri.

"Saya menyaksikan sendiri beliau menyiapkan makamnya, termasuk menanam sejumlah pohon di dekat calon makamnya. Beliau telah menyiapkan semuanya," ungkap Yani Sapto Hudoyo.

Djoko Pekik yang lahir tanggal 2 Januari 1937 di Purwodadi. Selama hidupnya, Djoko Pekik dikenal sebagai seorang seniman lukis Indonesia yang pernah belajar di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) tahun 1957 hingga 1962.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karya lukisnya yang terkenal adalah "Berburu Celeng". Lukisan ini menggambarkan keadaan para pemimpin Indonesia pada masa Orde Baru. Begitu fenomenalnya lukisan ini hingga terjual seharga 1miliar Rupiah. Angka tersebut merupakan harga tertinggi sebuah lukisan di tahun 1998. 

Djoko Pekik meninggal dunia di usia 86 tahun. Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan di makam khusus seniman di Imogiri Bantul Yogyakarta, Minggu (13/8). (Ssn/Ard)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT