News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga dan Pengguna Jalan Keluhkan Tumpukan Sampah di Jalan Kebun Raya Yogyakarta

Upaya antisipasi tumpukan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta seiring pembukaan terbatas TPA Piyungan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kamis, 10 Agustus 2023 - 21:20 WIB
Tumpukan sampah di kawasan Jalan Kebun Raya Yogyakarta, tepatnya di timur jembatan sungai Gajah Wong, Kamis (10/8/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Upaya mengantisipasi tumpukan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta seiring pembukaan terbatas TPA Piyungan Bantul, DIY.

Namun, tumpukan masih ditemukan di kawasan Jalan Kebun Raya, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, tepatnya di timur jembatan sungai Gajah Wong, Kamis (10/8/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampah diletakkan di sisi utara jalan beberapa sampah yang dibungkus dengan kantong plastik nampak terjatuh ke bawah jembatan. Hamparan sampah di kawasan ini kurang lebih mencapai 10 meter.

Salah satu pengguna jalan, Agung, mengaku terganggu dengan adanya tumpukan sampah tersebut. 

"Sampah terlihat banget ya disini, apalagi ini jalan utama juga dari arah timur masuk kota Yogya. Terganggu juga dengan baunya," jelas Agung.

Warga sekitar Marwin (65) mengatakan, sampah yang berada di Jalan Kebun Raya ini kebanyakan dibuang saat malam hari. Ia menambahkan semenjak TPS ditutup banyak yang membuang sampah di pinggir jalan.

“Tahunya kalau pagi sudah ada tumpukan gitu, pokoknya setelah tutup (TPS) dibuang situ (pinggir jalan),” ujar dia, Kamis (10/8/2023).

Menurut Marwin sampah yang berada di pinggir jalan Kebun Raya ini sempat dibersihkan oleh petugas kebersihan dengan menggunakan truk.

“Sudah dibersihkan dua kali pakai truk,” kata dia.

Setelah dibersihkan, oleh petugas masih juga orang yang membuang sampah di pinggir jalan Kebun Raya.

Bahkan tidak hanya sisi utara jalan saja yang menjadi tempat pembuangan sampah sembarangan di sisi selatan jalan beberapa hari lalu juga sempat menumpuk sampah. Warga bahkan keluarganya sempat memberikan tulisan larangan membuang sampah.

“Kemarin di sini (selatan jalan) terus anak saya buat tulisan, di sana depan toko buah juga sempat ada tumpukan lalu diberi tulisan dilarang buang sampah ada CCTV,” ungkap Marwin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Pemerintah Kota Yogyakarta mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di jalan.

Mengingat depo-depo sampah di Kota Yogyakarta sudah dibuka dengan jam operasional secara terbatas karena volume sampah yang bisa dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan juga dibatasi. Masyarakat juga terus diajak mengelola sampah sehingga hanya sampah residu yang dibawa ke depo.

Menurut Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo sekarang masih direpotkan dengan masyarakat yang belum sadar membuang sampah ke depo. Tapi masih dibuang di pinggir jalan. Oleh sebab itu Singgih mengajak kerja sama semua pihak untuk saling mengingatkan masyarakat yang masih membuang sampah di jalan.

“Ini yang saya ingin tolong juga kerjasama kolaborasi saling mengingatkan kepada kita semua. Karena depo sudah kita buka, nggak ada alasan masyarakat membuang di tepi jalan,” kata Singgih saat penyerahan CSR Gandeng Gendong di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (9/8/2023). (nur/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT