GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Gagalkan Transaksi Jual Beli 11 KG Bahan Peledak Pembuat Mercon di Sleman

Polsek Kalasan, Sleman, Yogyakarta berhasil menggagalkan transaksi jual beli bahan peledak pembuat petasan. Sebanyak 11 kg bubuk mercon disita polisi.
Selasa, 28 Maret 2023 - 10:12 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti 11 KG bahan peledak pembuat petasan, Senin (27/3/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Polsek Kalasan, Sleman, Yogyakarta, berhasil menggagalkan transaksi jual beli bahan peledak pembuat petasan atau mercon. Sebanyak 11 kg bubuk mercon berhasil disita polisi.

Kapolsek Kalasan AKP Amelia Normadiah mengatakan bahwa bahan berbahaya ini disita dari dua orang pria, ARF (21) dan AFZ (17), warga Mlati, Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ditetapkan sebagai tersangka dua orang, satu dewasa dan satu anak," kata dia kepada wartawan, Senin (27/3/2023).

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya mobil putih terparkir di sisi utara Lapangan TWC, Dusun Bogem, Kalurahan Tamanmartani. Kemudian petugas gabungan Polsek Kalasan dan Satreskrim Polresta Sleman mendatangi lokasi tersebut pada Senin dinihari, 27 Maret 2023 sekitar pukul 00.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan didapati ada puluhan bungkus plastik bahan peledak pembuat petasan. Setelah ditotal, jumlahnya mencapai 11 kilogram bubuk mercon.

"Di lokasi ditemukan obat mercon bahan peledak dengan total kurang lebih 11 kg dalam kemasan 80 buah dengan berat 8 kg, plastik besar 6 buah sebesar 3 kg, jadi total semuanya 11 kg," ungkap Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengedarkan bahan peledak ini secara online melalui media sosial Facebook. Setelah terjadi kesepakatan dengan pembeli, mereka janjian untuk bertemu melalui sistem cash on delivery atau COD.

"Dari pelaku menyatakan satu ons jadi sudah per bungkus itu (dijual) Rp 25 ribu," ujarnya.

Kepada polisi, pelaku juga mengakui bahwa bubuk mercon ini didapat dari wilayah Mlangi, Gamping, Sleman. Awalnya ia membeli sebanyak 19 kg bahan peledak, namun 8 kg sudah terjual kepada pembeli lain.

"Bubuk bahan ini pelaku mendapatkan dari rekannya juga yang berdomisili di Mlangi, Gamping. Pengakuannya ini tahun kedua untuk menjual bahan peledak," terang Kapolsek.

Dari kasus ini polisi mengamankan barang bukti 11 kg bubuk mercon, 2 unit ponsel, uang tunai Rp 250 ribu, serta mobil yang dipakai untuk membawa bahan peledak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi kini masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan tersangka lain. Termasuk pemasok bahan peledak bubuk petasan.

Sementara itu kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait bahan peledak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT