News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petugas Rutan Way Hui Lampung Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Paket Makanan ke Napi

Petugas jaga rumah tahanan (Rutan) Way Hui Kelas 1 Bandar Lampung, menggagalkan upaya penyelundupan diduga narkotika jenis tembakau gorila melalui paket makanan yang dipesan salah seorang narapidana.
Senin, 6 Februari 2023 - 16:25 WIB
Petugas Lapas Way Hui, Bandar Lampung menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam lapas yang dilakukan tiga orang yang terdiri dari dua narapidana dan driver online beserta barang buktinya
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, Lampung - Petugas jaga rumah tahanan (Rutan) Way Hui Kelas 1 Bandar Lampung, menggagalkan upaya penyelundupan diduga narkotika jenis tembakau gorila melalui paket makanan yang dipesan salah seorang narapidana. 

Barang haram jenis tembakau dibawa seorang driver ojek online, dikemas dalam nasi bungkus lalu diserahkan kepada petugas jaga pintu gerbang utama Rutan Way Hui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas yang curiga dengan pesanan makanan tersebut, kemudian membuka tiga paket nasi bungkus yang disinyalir berisi barang terlarang pesanan salah seorang narapidana berinisial Y, di Blok B. Benar saja, setelah dibuka, petugas menemukan dua bungkus tembakau yang patut diduga merupakan narkotika dengan berat mencapai 20 gram. 

Petugas kemudian memanggil narapidana Y, untuk dikonfrontir dengan driver online yang membawa paket pesanan makanan tersebut. Saat dipertemukan narapidana itu mengakui paket nasi bungkus itu memang pesanan dirinya bersama rekannya berinisial T. Namun dia berdalih jika narkotika jenis tembakau gorila itu bukan merupakan pesanannya. 

Petugas melaporkan temuan kepada kepala rutan dan dilanjutkan ke Direktorat Narkoba Polda Lampung. Bungkusan nasi dan juga barang diduga narkoba dibawa petugas kepolisian guna penyelidikan.

Kadivpas Kemenkumham Lampung, Farid Junaedi mengatakan, hasil pemeriksaan driver tersebut mendapat orderan mengantarkan bungkusan melalui aplikasi. 

"Makanan ini dipesan melalui aplikasi secara online. Makanan dalam bentuk 3 bungkus nasi putih, 3 bungkus sate dan 1 bungkus nasi padang yang ditujukan kepada narapidana berinisial Y," kata Farid Junaedi, Senin (6/2/2023).

Narapidana berinisial Y itu merupakan warga binaan yang terlibat dalam kasus kepemilikan narkotika. Ia sudah menjalani masa tahanan selama satu tahun dengan masa hukuman selama 4 tahun yang diputus oleh pihak pengadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami belum mengetahui secara pasti apakah barang tersebut narkoba, karena masih menunggu hasil laboratorium. Kasus ini sudah diserahkan ke Ditres Narkoba Polda Lampung guna penyelidikan lebih lanjut," jelas Farid.

Ditegaskan Farid Junaedi, pihaknya berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan Lapas Rutan yang berada di Lampung. Pihaknya juga sudah beberapa kali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba, terakhir di Rutan Kota Agung. (Puj/Nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT