News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuntut Bupati Cabut SK Pemortalan Jalan, Ratusan Warga Paluta Blokir Jalan Nasional

Ratusan massa yang tergabung dari mahasiswa, buruh dan masyarakat Simangambat, Kamis (12/1/2023) berunjukrasa di halaman kantor Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara
Kamis, 12 Januari 2023 - 18:03 WIB
Tuntut Bupati Cabut SK Pemortalan Jalan, Ratusan Warga Paluta Blokir Jalan Nasional
Sumber :
  • Tvone/Dedi H

 

Padang Lawas Utara, Sumatera Utara – Ratusan massa yang tergabung dari mahasiswa, buruh dan masyarakat Simangambat, Kamis (12/1/2023) berunjukrasa di halaman kantor Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut). Dalam aksinya massa memblokir akses jalan lintas Sumatera Gunung Tua- Labuhan Batu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Massa yang kecewa karena dilarang masuk, akhirnya memblokir jalan dan memicu adu mulut dengan petugas kepolisianan.
 
Aksi pemblokiran jalan baru redah setelah petugas kepolisian dan Satpol PP membuka gerbang kantor Bupati dan memperbolehkan massa melakukan aksi di halaman Kantor Bupati.
 
Aksi massa ini terkait dengan pemortalan yang dilakukan pemerintah di Desa Sihopuk Baru, Kecamatan Halongonan Timur.
 
Pemortalan jalan tersebut berdampak pada aktivitas pabrik kelapa sawit PT Sumber Sawit Nusantara (PT SSN) yang terpaksa menghentikan seluruh operasional. Apalagi jalan tersebut adalah satu-satunya akses keluar masuk kendaraan pengangkut hasil produksi milik PT SSN.
 
“Dampak pemortalan jalan bagi kami adalah hilangnya lapangan pekerjaan, kami yang sehari-hari sebagai buruh tenaga kerja bongkar muat tandan kelapa sawit di perusahaan PT SSN, sudah 3 minggu dirumahkan,” jelas Hendra Rambe, salah satu pendemo.
 
“Akibat pemortalan jalan di desa tersebut, kini sekitar 400 karyawan dan buruh bongkar muat telah dirumahkan pihak perusahaan PT SSN,” tutur Hendra Rambe.
 
Menanggapi aspirasi dari pengujuk rasa, Syarifudin Harahap, Asisten Satu Pemerintah Daerah Padang Lawas Utara mengatakan, akan segera menyampaikan tuntutan pengunjuk rasa ke Bupati Padang Lawas Utara.
Tidak puas dengan jawaban Asisten Satu, Ratusan pengunjuk rasa meninggalkan Kantor Bupati dan menuju DPRD Padang Lawas Utara, untuk menyampaikan aspirasinya.
 
Dalam aksinya warga meminta DPRD Paluta mendesak Bupati Paluta, Andar Amin Harahap meninjau ulang surat keputusan Bupati Paluta Nomor 551/58/k/2022 tentang pembuatan portal jalan agar peraturan perundang-undangan di Paluta harus dilakukan dengan asas keterbukaan mulai dari perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan atau penetapan dan pengundangan bersipat transparan dan terbuka. (dho/wna)
 
 
 
 
 
 
 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT