News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkara 2 Anggota DPRD Tenggak Miras dan Diduga Aniaya Warga Masih Berproses di Polrestabes Medan

Perkara dugaan dua anggota DPRD Medan berinsial HSB dan DRS yang melakukan penganiayaan saat mabuk di tempat hiburan malam terus bergulir di Polrestabes Medan.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 29 Desember 2022 - 16:29 WIB
Korban didampingi kuasa hukum.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Bahana

Medan, Sumut - Perkara dugaan dua anggota DPRD Medan berinsial HSB dan DRS yang melakukan penganiayaan saat mabuk di tempat hiburan malam masih terus bergulir di Polrestabes Medan.

"Penanganan perkara klien kami yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh dua anggota DPRD Medan masih ditangani Polrestabes Medan bang," ucap korban Khalik Fadzuani melalui kuasa hukumnya Hamdani Parinduri, Kamis (29/12/2022) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hamdani pun meminta kinerja penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan dalam menangani perkara dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh dua anggota DPRD Medan harus profesional.

"Dari awal membuat laporan pada 5 November 2022 lalu, sampai sekarang ini penyidik belum ada menetapkan tersangkanya dan selalu ketika ditanya masih dilakukan gelar perkara di Polda Sumut," akunya.

Hamdani juga menyebutkan telah mengirim surat kepada Bid Propam Polda Sumut dan Kabagwassidk Dit Reskrimum Polda Sumut untuk ikut mengawasi perkara tersebut.

"Kami juga sudah menyurati Bid Propam Polda Sumut dan Kabagwassidik agar perkara klien kami dapat diawasi," sebutnya.

Disinggung mengenai adanya permintaan uang sebesar Rp3 miliar yang dinilai sebagai bentuk pemerasan, Hamdani menegaskan hal itu tidak benar.

"Di sini saya terangnya munculnya uang Rp3 miliar itu, awalnya pihak HBS yang mendatangi klien kami meminta untuk berdamai sembari akan memberikan uang Rp10 juta lalu makan bersama teman-teman. Mendengar itu membuat klien kami tersinggung karena permintaan perdamaian yang disampaikan tidak masuk akal. Karena sudah tersinggung lalu klien kami menjawab juga dengan permintaan tidak masuk akal kalau mau Rp3 miliar. Inilah fakta sebenarnya," bebernya.

Pada kesempatan itu, Khalik menjelaskan penganiayaan dilakukan secara bersama itu telah membuatnya babak belur. Bahkan, ia mengaku sempat diinjak-injak terduga pelaku.

"Terduga pelakunya antara 4 sampai 5 orang memukul dan memijak-mijak saya. Lecet di kepala, dan memar di badan saya," tuturnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa menjelaskan dalam penanganan perkara anggota dewan prosedurnya tetap melakukan gelar perkara di Polda.

"Kalau prosedur penyidikan perkara anggota dewan itu memang gelar perkaranya selalu di Polda, nanti kalau hasilnya sudah keluar baru bisa kita sampaikan hasil perkembangan penyidikan," ungkapnya kepada tvOnenews.com, Selasa (29/12/2022) siang. (Bsg/Nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT