News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Tumpukan Bantuan untuk Korban Gempa Tapanuli Utara Tak Disalurkan, Ini Faktanya

Viral tumpukan bantuan berupa material bangunan untuk korban gempa di Gedung Nasional Tarutung, Tapanuli Utara, diduga tidak disalurkan sebulan pascagempa.
Kamis, 3 November 2022 - 12:36 WIB
Material semen, kayu dan batu bata yang menumpuk di dalam dan luar Gedung Nasional Tarutung.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Syaren

Tapanuli Utara, Sumatera Utara – Viral tumpukan bantuan berupa material bangunan untuk korban gempa di Gedung Nasional Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, diduga tidak disalurkan sebulan pascagempa.

Informasi tumpukan bantuan berupa material bangunan untuk korban gempa Taput ini diketahui melalui unggahan netizen pada akun Facebook @Alain Delon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tak diserahkan kepada masyarakat, bantuan korban kemanusiaan korban gempa Taput ditelantarkan di gedung nasional Tarutung padahal sebulan sudah gempa berlalu. Saat warga mendesak agar bantuan diberikan, malah salah seorang kadis tantang si warga,” tulis Alain dikutip tvonenews.com, Kamis (3/11/2022).

Tak sedikit netizen khususnya warga Kabupaten Tapanuli Utara prihatin setelah mengetahui hal tersebut.

“Waduhh.....Jika itu memang betul Betapa Bobroknya Sistem pemerintahan di kabupaten. Sanggup menari nari diatas Penderitaan Orang Lain. Orang yang lebih berhak lah yg seharusnya menerima yakni korban terdampak Gempa. Sudah tidak takut dgn Hukum di Negara apalagi Hukuman Kutuk keturunan. Menghalalkan segala Cara,” mengutip komentar akun Benhard Charles Tobing di kolom komentar.
 
Dilihat dalam unggahan tersebut, ada ratusan zak semen menumpuk tersusun di dalam Gedung Nasional Tarutung. Ada juga material kayu dan lainnya, termasuk ribuan batu bata di dalam dan luar gedung.

Menanggapi hal itu, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan yang dikonfirmasi tvonenews.com melalui pesan WhatsApp mengatakan akan mengecek kebenarannya. “Kita cek,” jawab Nikson Nababan singkat.
 
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara, Bonggas Pasaribu membantah bahwa bantuan untuk korban gempa itu ditelantarkan. “Bantuan itu baru datang, bukan ditelantarkan, dan segera didistribusikan,” tukasnya.
 
Untuk diingat kembali, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,8 pada 1 Oktober 2022 lalu. Ribuan rumah warga, tempat ibadah, kantor pemerintah serta fasilitas umum lainnya rusak parah, sedang dan rusak ringan. (ssg/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT