News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekretaris Dinas BPBD Pemkab Asahan Ditangkap Polisi karena Mengkomsumsi Sabu-sabu, Ini Pengakuannya

Salah seorang pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang bertugas sebagai Sekretaris Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), JS, ditangkap Satres Narkoba Polres Asahan,
Kamis, 29 September 2022 - 19:41 WIB
JS Sekretaris Dinas BPBD (baju abu-abu) ketika dikawal polisi untuk dibawa ke sel tahanan seusai diperiksa, Kamis (29/9/2022)
Sumber :
  • Tim Tvone/ Jasa Manurung

Asahan, Sumatera Utara - Salah seorang pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang bertugas sebagai Sekretaris Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), JS, ditangkap Satres Narkoba Polres Asahan, Sumatera Utara karena mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, Minggu (25/9/2022) lalu. Ia ditangkap bersama temannya, ID, ketika asyik menghisap sabu-sabu di sebuah kompleks perumahan.

“Ia bener, JS kita tangkap bersama dengan seorang temannya di Perumahan Griya Permai. Pada saat kita tangkap, mereka baru saja konsumsi narkoba jenis sabu, dan kita langsung mengamankan sabu yang baru dipakai, bong, pirek, mancis (korek api) sebagai barang bukti, dan JS ini bekerja sebagai Sekretaris Dinas BPBD Pemkab Asahan,” jelas Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Nasri Ginting kepada tvOnenews, Kamis (29/9/2022) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, disampaikan Kasat Narkoba, kronologis penangkapan ini bermula dari adanya laporan masyarakat pada Minggu (25/9/2022) sekira pukul 20.00 WIB. Selanjutnya timnya melakukan penyelidikan dan menemukan lokasi yang dipastikan tempat tersangka nyabu. Petugas langsung menggerebek sebuah rumah di Blok DD No.16 Perumahan Griya Permai, Kisaran, Asahan Sumatera Utara.

“Setelah kita interogasi, pelaku mengaku sudah berulang kali menghisap sabu-sabu, dan tes urinenya memang positif, seterusnya kita langsung amankan, dan keduanya akan dikenakan Pasal 127 Sub Pasal 54 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

Sementara itu, JS yang puluhan tahun bekerja sebagai ASN ini mengakui kesalahanya dan menyesal. Di depan penyidik ia menyampaikan alasan mengkonsumsi sabu-sabu agar menghilangkan rasa jenuh dan capek bekerja.

“Saya hidup sendiri di sini, rasa kelam karena keluarga saya di luar kota, sehingga timbul rasa jenuh sehingga beginilah, saya tahu risikonya,” ujar JS ketika dimintai alasannya mengkonsumsi narkoba.(jmg/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT