GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Rimba di Tebo Ikut Antrean BLT BBM, Ini Penjelasan Ketua Orik Tebo

Anak Rimba di Tebo Ikut Antrean BLT BBM, Ini Penjelasan Ketua Orik Tebo
Rabu, 14 September 2022 - 09:26 WIB
Anak Rimba Saat Menunggu Pengambilan BLT BBM
Sumber :
  • tim tvone/Tarmizi

Tebo, Jambi - Puluhan Suku Anak Dalam (SAD) atau Anak Rimba yang biasanya hidup di dalam hutan dan jauh dari kebisingan kota akhirnya juga menikmati program pemerintah. Mereka juga ikut mengantre bersama masyarakat umum untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dan paket sembako.

Dari pantauan dilapangan, sedikitnya ada 28 Kepala Keluarga (KK) anak rimba yang berasal dari Desa Muara Killis, Kecamatan Tengah Ilir, Tebo, Jambi yang ikut mengantre di Kantor Pos, untuk mengambil pengambilan BLT BBM dari pemerintah. Pada saat pengambilan, puluhan warga SAD ini di dampingi oleh ketua yayasan Orang rimbo kito (Orik). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ketua Orik Tebo, Ahmad Firdaus, mereka yang terdapftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hanya 28 orang. Namun, ada sebagian warga lagi yang idak mendapatkan BLT BBM ini karena belum mempunyai identitas kependudukan.

" 28 orang ini berasal dari 2 Temenggung, yakni Temenggung Apung dan Temenggung Tupang Besak. Kalau jumlahnya ada sekitar 50 KK lebih, 30 KK sudah punya identitas dan 20 KK lagi sama sekali belum terdaftar di Dukcapil," jelas Ahmad Firdaus, selaku Ketua Orik Tebo, Senin (13/9/2022).

Dijelaskan Firdaus, saat ini masih ada beberapa KK lagi warga SAD yang belum terdaftar sebagai KPM. Akibatnya, mereka tidak bisa mendapatkan BLT BBM dan paket sembako dari pemerintah.

Untuk itu, Firdaus meminta kepada pemerintah agar kembali melakukan pendataan terhadap Suku Anak Dalam agar mereka juga bisa menikmati BLT BBM dan paket sembako dari program pemerintah.

"Mudah-mudahan ada validasi data kembali pada Suku Anak Dalam," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas bantuan ini, Temenggung Tupang Besak mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan keberadaan Suka Anak Dalam di Kabupaten Tebo, khususnya di Desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir.

"Terimakasih sudah menganggap keberadaan kami. Dan meminta agar Pemerintah kembali mendata kami yang berada di Muara Killis ini, karena masih ada separuh dari kelompok kami yang belum menikmati program dari Pemerintah ini," tutupnya. (Tar/Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT