News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Marselino ke Belgia, Timnas Indonesia Dulu juga Punya Wonderkid yang Pernah Main di CS Vise, tapi Berujung…

Wonderkid Timnas Indonesia Marselino Ferdinan yang kini merumput bersama klub Liga Belgia KMSK Deinze tengah mengalami cedera. Mantan pemain Persebaya Surabaya
Selasa, 28 November 2023 - 08:36 WIB
Marselino Ferdinan di KMSK Deinze, Belgia
Sumber :
  • Instagram KMSK Deinze

tvOnenews.com - Wonderkid Timnas Indonesia Marselino Ferdinan yang kini merumput bersama klub kasta kedua Liga Belgia KMSK Deinze tengah mengalami cedera.

Mantan pemain Persebaya Surabaya itu pun terpaksa absen membela Timnas Indonesia di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, melawan Irak dan Filipina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati masih berusia muda (19 tahun) peran Marselino Ferdinan di lini tengah tim asuhan Shin Tae-yong amat vital.

Marselino Ferdinan bukan pemain Timnas Indonesia pertama yang ke Belgia

Namun Marsel yang dijuluki wonderkid oleh The Guardian itu ternyata bukan satu-satunya pemain muda Timnas Indonesia yang bermain di Belgia.

Pada 2007 lalu Indonesia punya beberapa pemain muda berbakat yang disekolahkan ke Uruguay selama 4 tahun untuk belajar sepak bola.

Salah satu yang paling mencolok di antara pemain yang diterbangkan ke Uruguay adalah Syamsir Alam. Ia pernah digadang-gadang menjadi harapan besar bagi masa depan sepak bola Indonesia. 

Namun sayang, karier sang wonderkid harus berhenti di usia muda 23 tahun. Meski ia sempat dibujuk untuk kembali merumput di Liga 2 tahun 2023. 

Lewat program Sociedad Anonima Deportiva (SAD) Syamsir Alam diberikan kesempatan untuk belajar di Uruguay selama kurang lebih 4 tahun. 

(Foto: Instagram Syamsir Alam)

Setelah menyelesaikan program SAD, Syamsir Alam tampil untuk Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Asia U-19 di Vietnam pada tahun 2007. 

Prestasi Syamsir Alam begitu memukau dalam gelaran tersebut. Bahkan ia berhasil mencatatkan rekor sebagai pencetak gol tercepat dalam sejarah Timnas Indonesia. 

Hingga akhirnya Syamsir direkrut klub Belgia CS Vise pada tahun 2011. Dua tahun kemudian Syamsir dipinjamkan ke klub Amerika DC United. 

Dari sini Syamsir Alam mulai mengalami penurunan performa. Syamsir Alam memilih pulang ke tanah air dan bergabung dengan Sriwijaya FC. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun gagal memenuhi ekspektasi, kemudian pindah Pelita Bandung Raya, setelah itu dia pindah lagi ke Persiba Balikpapan. 

Syamsir seakan kehilangan sentuhan terbaiknya. Ia tidak mampu bermain apik dan tak mampu mencetak sebiji gol pun sejak saat itu. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT