News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai-ramai Petani Desa Sijambur Buat Pupuk Organik, Ternyata Gegara Ini

Ramai-ramai petani di Desa Sijambur Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, belajar membuat pupuk organik untuk kebutuhan pertanian mereka.
Minggu, 4 September 2022 - 16:56 WIB
Ramai-ramai Petani Desa Sijambur Buat Pupuk Organik, Ternyata Gegara Ini
Sumber :
  • tim tvone/Daud Sihotang

Samosir -  Sumatera Utara - Ramai-ramai petani di Desa Sijambur Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, belajar membuat pupuk organik untuk kebutuhan pertanian mereka. Hal tersebut dilakukan gegara terjadinya kelangkaan pupuk subsidi.

Langkanya pupuk subsidi di Kabupaten Samosir, membuat sebanyak 22 Kepala Keluarga wargaDesa Sijambur,  Kecamatan Ronggur Nihuta yang tergabung di Kelompok Tani Horas Tani, akhirnya belajar membuat pupuk organik, untuk mengatasi terjadinya kelangkaan pupuk subsidi tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Kelompok Tani Horas Tani di Desa Sijambur, Kecamatan Ronggur Nihuta, Candro Nadeak yang ditemui Minggu (4/9/2022) siang, menyebutkan, sejak tiga bulan terakhir kelangkaan pupuk subsidi sudah terjadi di Kabupaten Samosir.

"Sudah tiga bulan pupuk subsidi langka di Samosir. Apalagi dimusim tanam, permasalahan yang dihadapi petani di desa kami kelangkaan pupuk subsidi dan mahalnya harga pupuk non subsidi telah menjadi kendala hampir setiap tahunnya," kata Ketua Kelompok Horas Tani

Dengan memanfaatkan limbah rumah tangga dan tumbuh-tumbuhan yang ada disekitar pemukiman, sebanyak 22 Kepala Keluarga yang tergabung pada kelompok Horas Tani ini terlihat bersemangat mengumpulkan tumbuh-tumbuhan tersebut sebagai bahan membuat pupuk organik untuk kebutuhan pertanian mereka.

Selanjutnya, Candro Nadeak mengaku meskipun penyaluran pupuk subsidi tersedia melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), namun stok pupuk subsidi tetap terbatas dan tidak pernah mencukupi kebutuhan pupuk bagi petani. 

Sementara untuk membeli pupuk non subsidi dengan harga mahal, sangat dikeluhkan anggota Kelompok Horas Tani.

Diakuinya, terkait kelangkaan pupuk subsidi seperti pupuk urea dan phonska selalu terjadi setiap tahunnya. Hal itu diduga akibat penyaluran pupuk subsidi kepada kelompok tani tidak terbuka, akhirnya penyaluran tidak merata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kelangkaan pupuk subsidi dan mahalnya harga pupuk menjadi kendala yang dihadapi para petani dari tahun ketahun. faktanya, kelangkaan pupuk subsidi dan mahalnya harga pupuk menjadi persoalan yang dihadapi para petani dari tahun ketahun," terang Candro Nadeak.

Kelompok Horas Tani Desa Sijambur berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir melalui dinas terkait untuk serius mengatasi permasalahan kelangkaan pupuk subsidi yang hampir setiap tahun selalu terjadi. (Dsg/Aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Pihak Sekolah Tidak Mengurus Perizinan Selama 4 Tahun

Pantas KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Pihak Sekolah Tidak Mengurus Perizinan Selama 4 Tahun

Komisi V DPRD Jawa Barat menyayangkan pihak SMK IDN Bogor tidak mengurus perizinan selama kurang lebih empat tahun hingga berimbas terhadap nasib para siswa....
Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Bek andalan Go Ahead Eagles Dean James akhirnya bisa bernapas lega. Setelah sempat terjerat polemik administratif bertajuk “Passportgate”, pemain Timnas Indone-
KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasannya menetapkan tersangka terhadap Marjani selaku ajudan Gubernur Riau, Abdul Wahid. KPK menyebut berdasarkan
Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh ajudan Gubernur Riau, Marjani. Pelaksana tugas Direktur
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.

Trending

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Seorang driver taksi online ditemukan tewas terkapar di area selatan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (13/4) pagi. Kondisi tersebut mengundang perhatian warga
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana CSR serta penerimaan lainnya yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi. Enam saksi
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT