News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berzina dengan Wanita Diduga Terbelakang Mental, Sopir Angkot di Pidie Dicambuk 100 Kali

Beredar foto di media sosial Instagram, tentang sopir angkutan kota (angkot) asal Kabupaten Pidie sedang menerima hukuman 100 kali cambukan.
Selasa, 2 Agustus 2022 - 17:58 WIB
Berzina dengan Wanita Diduga Terbelakang Mental, Sopir Angkot di Pidie Dicambuk 100 Kali
Sumber :
  • Istimewa/Tangkapan Layar Isntagram Kabaraceh_news

Pidie, Aceh – Beredar foto di media sosial Instagram, tentang sopir angkutan kota (angkot) asal Kabupaten Pidie sedang menerima hukuman 100 kali cambukan. Pasalnya, sopir angkot tersebut terbukti berzina dengan wanita yang diduga mengalami keterbelakangan mental.

Dari foto yang beredar tersebut, terlihat seorang yang mengenakan baju biru sambil mencambuk sopir tersebut. Sementara sopir tersebut mengenakan baju koko warna biru langit serta memakai kopiah, hanya berdiri dengan kepala merunduk dan merasakan hukuman cambuk tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, berdasarkan informasi tertulis yang dihimpun dari pemilik akun media sosial (medsos) Instagram kabaraceh_news, seorang sopir angkot dicambuk 100 kali di depan umum, karena melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Sopri angkot yang berinisial Zai (52), ternyata warga Mesjid Keumangan, Kecamatan Mutiara. Ia terpaksa divonis bersalah karena melakukan jarimah zina dengan RTA (22) warga Dijim, Kecamatan Indrajaya.

Hukuman 100 kali cambukan tersebut merupakan hukuman yang diberikan Majelis Hakim Mahkamah Syar'iyah Sigli. Sementara, pasangannya RTA dibebaskan dari segala tuntutan. Hal itu dikarenakan hakim berpandangan terdakwa menderita keterbelakangan mental.

"Atas putusan RTA, kita menempuh upaya kasasi dikarenakan yang bersangkutan dibebaskan, namun terbukti bersalah dalam dakwaan Zai. Uqubat cambuk terhadap Zai dilaksanakan di teras gedung Kasi Pidana Umum Kejari Pidie, ikut hadir tenaga kesehatan, hakim pengawas dan eksekutor. Bahkan, Eksekusi sempat terhenti beberapa kali karena Zai merintih kesakitan,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie, Muhammad Abdul, seperti yang dikutip tvonenews.com dari akun medsos Instagram kabaraceh_news, Selasa, (2/8/2022).(Aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT