News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Lakukan Pengaturan Skor, Tim Futsal Putri Sumut di Laporkan ke Polisi

Tim futsal putri Sumut dilaporkan ke polisi atas dugaan suap dan pengaturan skor dalam ajang Liga Futsal Nusantara Regional Sumatera yang digelar di Kota Medan,
Sabtu, 9 Juli 2022 - 20:19 WIB
Kuasa hukum tim CSC, Prabowo Febriyanto SH, MH dan Ayu Lestari SH Saat Melaporkan Dugaan Pengaturan Skor ke Polisi
Sumber :
  • tim tvone/Ahmidal Yauzar

Medan, Sumatera Utara - Tim futsal putri Sumatera Utara (Sumut) dilaporkan ke polisi atas dugaan suap dan pengaturan skor dalam ajang Liga Futsal Nusantara (LFN) Regional Sumatera yang digelar di Kota Medan, pada 17 hingga 29 Juni 2022. Bukan hanya itu saja, Federasi Futsal Indonesia dan Panitia Pelaksana LFN Regional Sumatera, Pengawas Pertandingan, dan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sumut, juga dilaporkan ke aparat kepolisian. 

Dugaan suap dan pengaturan skor itu mencuat di laga pamungkas babak 34 besar LFN zona Sumatera antara tim Unimed Woman FC yang mewakili Sumut dengan Hantu Kota dari Jambi. Dugaan suap dan pengaturan skor itu dikuatkan dengan laga kedua tim itu yang bermain imbang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum tim CSC, Prabowo Febriyanto dan Ayu Lestari mengatakan dugaan suap dan pengaturan skor itu terjadi dalam laga Unimed Woman FC dengan Hantu Kota Jambi. Hal tersebut membuat tim CSC gagal ke babak selanjutnya. Kini, dugaan suap dan pengaturan skor itu telah dilaporkan ke Polda Sumut. 

“Pada saat tim Sumut melawan Jambi ada dugaan terjadinya kecurangan suap dan pengaturan skor,” kata Bowo kepada tevonenews.com, Sabtu (9/7/2022). 

Dia menjelaskan, seharusnya tim Unimed Woman FC mampu menang dari Hantu kota Jambi. Apalagi secara statistik tim asal Sumut berada di atas angin ketika melawan wakil dari Jambi. Namun, tim asal Sumut hanya bermain imbang dengan wakil Jambi. Kedua tim pun diduga terlibat melakukan pengaturan skor dan menerima suap dari tim Muara Enim United. 

“Kami mempunyai bukti-bukti yang sangat kuat berupa video pertandingan. Ada saksi yang melihat adanya pertemuan dari tim Sumsel bertemu dengan official tim Sumut. Tapi ini masih dugaan kami. Intinya kami sudah kami siapkan untuk di proses penyidikan di Polda Sumut,” jelasnya. 

Selanjutnya untuk mengungkap kasus dugaan suap dan pengaturan skor itu, kata Bowo, pihaknya telah memiliki dua orang saksi yang merupakan pemain dari Unimed Woman FC dan Hantu Kota Jambi. 

“Mereka bersedia jadi saksi. Mereka mengakui ada (pengaturan skor). Paling penting yang kami laporkan adalah tim yang kami duga melakukan tindak pidana suap yaitu tim dari Sumsel, Sumut, dan Jambi,” pungkas Bowo. 

Sementara itu, Ketua AFP Sumut, Letkol Ismail Rambe, mengatakan mendukung proses hukum terkait dugaan suap dan pengaturan skor. Dia pun telah menyiapkan sejumlah sanksi apabila nantinya ada klub binaan dari AFP Sumut maupun Asosiasi Futsal Kota (AFK) Medan yang terlibat dalam dugaan suap dan pengaturan skor tersebut. 

“Silakan diproses lebih lanjut sebagai wujud tanggung jawab moral kami. Saya sudah merancang bahwa apabila itu ada klub anggota AFP Sumut maupun AFK Medan akan saya rekomendasikan diberikan sanksi.  Tidak ada yang ditutupi, angkat saja orangnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Kuasa hukum tim CSC, Prabowo Febriyanto dan Ayu Lestari membeberkan tim yang dirugikan akibat dugaan suap dan pengaturan skor adalah tim futsal putri Citramas Sport Club (CSC) yang mewakili Kepulauan Riau. Kemudian, pada klasemen akhir LFN zona Sumatera, tim dari Sumatera Selatan (Sumsel) yakni Muara Enim United keluar sebagai juara grup dengan mengoleksi 12 poin.

Sejatinya, tim CSC juga memiliki 12 poin sama dengan Muara Enim United. Namun, CSC gagal melangkah ke babak selanjutnya akibat kalah head to head dengan Muara Enim United. Sedangkan, tim Unimed Woman FC berada di peringkat ketiga memiliki 10 poin di akhir klasemen lantaran bermain imbang dengan Hantu Kota Jambi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, apabila tim wakil dari Sumut itu mampu menang atas Hantu Kota Jambi. Kendati bisa menang tapi tim asal Sumut itu juga tetap tak bisa lolos ke babak selanjutnya lantaran kalah gol produktivitas atas head to head. Maka tim asal Kepulauan Riau yang akan melaju ke babak nasional lantaran menang produktivitas gol atas head to head dengan Muara Enim United dan Unimed Woman FC.

Akan Tetapi laga pamungkas Unimed Woman FC dengan Hantu Kota Jambi malah berakhir imbang. Padahal dalam penyisihan grup LFN zona Sumatera, tim Hantu Kota Jambi tak mampu mendulang satu poin pun sebelum bersua perwakilan dari Sumut. (Ayr/Aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT