News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Mangkir Janji Dalam Penyelesaian Status Kejelasan Batas Tanah Perkantoran, Ratusan Warga Kembali Demo Kantor Bupati Padang Pariaman

Ratusan warga Kenagarian Parit Malintang, Kec Enam Lingkung, Kab Padang Pariaman, Provinsi Sumbar, kembali menggelar aksi demo di halaman kantor Bupati Padang Pariaman, Rabu.
Kamis, 9 Juni 2022 - 14:34 WIB
Ratusan warga Kenagarian Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, kembali menggelar aksi demo di halaman kantor Bupati Padang Pariaman, Rabu (08/06/2020).
Sumber :
  • tim tvOne - Andri Syahputra

Padang Pariaman, Sumatera Barat – Ratusan warga Kenagarian Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, kembali menggelar aksi demo di halaman kantor Bupati Padang Pariaman, Rabu (08/06/2020).

Demo berkaitan dengan janji Pemkab Padang Pariaman untuk  segera melakukan batok batas tanah perkantoran bupati yang menjadi misteri oleh warga hingga sekarang. Warga mengancam akan blokir jalan ke kantor bupati kalau tuntutan mereka tak di gubris oleh bupati. Karena pada demo beberapa waktu yang lalu, pihak Pemkab berjanji untuk menyelesaikan permasalahan tersebut pada Rabu (08/06/2020), namun janji tersebur beluk terealisasi Hingga sekarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

koordinator aksi demo Hendri Iksan mengatakan terkait  demo warga dari Kenagarian Parit Malintang,  Kecamatan enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, ini warga hanya menuntut kejelasan status sertifkat tanah serta batas tanah perkantoran Bupati, yang di janjikan Pemkab  diselesaikan pada Rabu (08/06/2020), namun ternyata belum kunjung selesai.  

Warga mengaku, tidak adanya kejelasan batas tanah tersebut, membuat warga yang mempunyai tanah di sekitaran perkantoran bupati takut untuk melakukan kegiatan pertanian, karena mayoritas warga membuat lahan pertanian di sekitaran batas tersebut. Selain itu warga juga pernah dijanjikan sertifikat tanah juga pada pemerintahan sebelumnya. Sebelum pada beberapa waktu yang lalu warga telah melakukan aksi demo namun hingga sekarang belum di gubris oleh Bupati.

“Pemkab Padang Pariaman selalu ingkar janji, pada pemerintahan sebelumnya warga pernah di janjikan sertifikat tanah, juga penyelesaian batas tanah tersebut namun hamper 15 tahun belum kunjung selesai, warga mengancam untuk menggelar aksi yang lebih besar, dan akan mengancam menutup akses jalan kekantor Bupati kalau Pemkab masih ingkar janji,” ungkap Hendri.

Sementara, itu bupati padang pariaman Suhatri Bur mengaku pihaknya telah melakukan upaya agar batas tanah tersebut bisa dilakukan secara cepat. Namun, hal ini tentunya tidak bisa secara instan karena berkaitan dengan prosedur administrasi peralihan kekuasaan dari pemerintahan sebelumnya.

Warga mengancam akan membawa masa yang lebih besar lagi, serta akan menutup akses jalan kantor bupati, seandainya janji bupati ingkar lagi.(asa/mg2/chm) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT