News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Sapi dan Kambing di Lahat Terserang PMK

Sebanyak 60 ekor sapi dan kambing milik para peternak di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan teridentifikasi mengidap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)
Selasa, 31 Mei 2022 - 12:54 WIB
Puluhan Sapi dan Kambing di Lahat Terserang PMK
Sumber :
  • Tim Tvone/Ahmad

Lahat Sumatera Selatan - Sebanyak 60 ekor sapi dan kambing milik para peternak di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan teridentifikasi mengidap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Puluhan ternak yang diduga terserang PMK ini ditemukan di Desa Geramat, Kecamatan Mulak Ulu dan di Desa Muara Siban, Kecamatan Pulau Pinang.
 
Mendapati laporan tersebut, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat, langsung meninjau lokasi dan melakukan pengecekan. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyakit yang mempunyai gejala seperti penyakit mulut dan kuku ini, karena masih menunggu hasil laboratorium. Sebelumnya diketahui ada sekitar 10 sapi yang ‘suspect’ yakni di Desa Geramat dan di Desa Muara Siban. Namun diduga menyebar ke sapi dan kambing di kawasan tersebut. Sehingga ada sekitar 50 hewan ternak di Geramat dan 10 hewan ternak di Muara Siban.
 
"Sudah kita cek ke lokasi, dan sampel darah juga sudah kita kirimkan. Semoga besok hasilnya sudah keluar," ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat, Eti Listina SP MM melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh Astin Tri Saputra, Selasa (31/5/2022).
 
Menindaklanjuti temuan ini, lanjut Astin, pihaknya sudah memberikan jami dan vitamin terhadap ternak yang dilaporkan adanya gejala PMK. Bahkan, beberapa hewan ternak sudah ada yang sembuh pasca diberikan jamu dan vitamin.
 
"Warga tidak perlu panik, penyakit ini bisa disembuhkan walau memang penyebaran penyakitnya cukup cepat, dan bisa melalui udara. Namun, daging ternak tersebut tetap bisa dikonsumsi," kata drh Astin.
 
Astin menambahkan, bahwa dari kasus yang ada di Desa Geramat dan Muara Siban, berawal dari pembelian sapi dari belantik di Kabupaten Musi Rawas, yang kemudian akan dipelihara. Pihaknya juga sudah meminta kepada warga tersebut untuk melakukan karantina terhadap sapi dan jangan dicampur dengan hewan ternak lain, lalu rajin memberikan obat dan jamu.
 
“Kita juga sudah edarkan surat untuk melakukan antisipasi terhadap penyakit ini (PMK),” pungkasnya.
(Ayh/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT