News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Ikan Mati Diduga Tercermar Limbah Kelapa Sawit, Perusahaan: Tunggu Hasil Lab

Nagan Raya, Aceh - Banyaknya ikan yang mati di Sungai Trang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, secara mendadak, yang diduga karena limbah dari pabrik minyak kelapa sawit milik perusahaan Beurata Subur Persada (PT BSP), Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya langsung turun tangan guna mengambil sampel limbah untuk dilakukan uji laboratarium.
Minggu, 29 Mei 2022 - 15:51 WIB
Ikan yang Mati Mengapung di Sungai Trang Nagan Raya
Sumber :
  • Chaidir Azhar

Nagan Raya, Aceh - Banyaknya ikan yang mati di Sungai Trang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, secara mendadak, yang diduga karena limbah dari pabrik minyak kelapa sawit milik perusahaan Beurata Subur Persada (PT BSP), Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya langsung turun tangan guna mengambil sampel limbah untuk dilakukan uji laboratarium.

Kapala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya, Jufrizal, mengatakan, pihaknya menemukan selang pembuangan limbah ke Sungai Trang yang diduga jadi penyebab matinya ribuan ikan di sepanjang aliran Sungai Trang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat kita lakukan cek lapangan, benar ada kita temukan pembuangan limbah melalui saluran pembuangan yang tidak sesuai dengan prosedur," tegas Jufrizal, hari Minggu (29/5/2022).

Lanjut Jufrizal, guna memastikan penyebab banyak mati ikan di aliran sungai pihaknya telah mengambil sampel air, yang turut disaksikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Nagan Raya dan pihak perusahaan.

"Untuk pastikan penyebab matinya ikan, kita sudah ambil sampel air, kita tunggu paling cepat satu bulan baru ada hasilnya, jika nanti hasil menyebutkan mati nya ikan karena limbah sawit, maka kita akan beri sanksi tegas berupa pembekuan izin opresional perusahan tersebut," jelas Kadis DLH.

Sementara itu, Asisten Kepala Pabrik PT BSP, Herman, mengatakan, berjanji akan memperbaiki saluran yang menjadi temuan pihak Dinas Lingkungan Hidup.

"Apa yang jadi temuan dinas, akan kami perbaiki," ucap Herman.

Herman juga menjelaskan, terkait adanya limbah yang mengalir ke sungai, pihaknya mengakui, namun hal itu bukan disengaja, melainkan faktor alam dan kerusakan pada pompa yang kapasitasnya tidak mencukupi.

"Kami akui ada limbah yang mengalir ke sungai, namun hal tersebut terjadi karena hujan, sehingga kolam simpan limbah melimpah, selain itu pompa kami juga tidak mencukupi," terang Herman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun jika matinya ikan karena limbah sawit, pihak perusahaan meminta untuk menunggu hasil laboratarium yang sampelnya sedang diuji dan diteliti.

"Kita tungggu aja hasil labnya, kalau limbah kami yang menyebabkan matinya ikan di Sungai Trang," tegas Herman. (Kha/Nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT