News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Begal Tewas Ditembak

Melawan petugas dengan senjata tajam saat akan diringkus, satu dari dua pelaku begal terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, namun, pelaku akhirnya meninggal dunia. Sementara, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Minggu, 22 Mei 2022 - 00:37 WIB
Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Begal Tewas Ditembak
Sumber :
  • tvOne

Rejang Lebong, Bengkulu, tvOne

Melawan petugas dengan senjata tajam saat akan diringkus, satu dari dua pelaku begal terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, namun, pelaku akhirnya meninggal dunia. Sementara, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Tonny Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Kapolres, tindakan tegas terukur dilakukan lantaran pelaku melakukan perlawanan saat anggota polisi dari Polsek Sindang Kelingi akan melakukan penangkapan terhadap dua pelaku begal.

"sempat terjadi perkelahian antara dua pelaku dengan anggota. Namun, salah satu pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam yang disembunyikan dipinggang dan berniat untuk menikam anggota. Sehingga, terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur," terang Tonny Kurniawan saat dikonfirmasi sabtu (21/05/2022) malam.

Dijelaskan Kapolres, untuk identitas pelaku belum diketahui. Lantaran saat dilakukan penangkapan dan dilakukan penggeledahan, tidak ditemukan identitas pada dirinya. Sedangkan, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran.

Kapolres menuturkan, sebelum berhasil dilumpuhkan oleh petugas. Pelaku terlebih dahulu melaksanakan aksi pencurian dengan kekerasan di jalan umum Desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan pada Sabtu (21/5/2022) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Korbannya adalah Safrudin (65) warga Kelurahan Talang Rimbo Lama. Saat itu, korban yang berprofesi sebagai tukang ojek tengah mangkal di pangkalan ojek. Kemudian pelaku menghampiri korban dan meminta untuk mengantarnya ke daerah Desa Lubuk Ubar. Setiba dijalan umum Desa Lubuk Ubar, pelaku kemudian meminta berhenti karena alasan ingin buang air kecil. Saat berhenti tersebut pelaku langsung mendorong korban hingga terjatuh dan kemudian pelaku membawa lari sepeda motor Honda Beat BD 2291 KR milik korban.

Dibantu warga, Korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Rejang Lebong. "Pasca mendapat laporan adanya kejadian Curas ini, kemudian kita langsung berkoordinasi dengan seluruh Polsek jajaran untuk melakukan pencegatan,” tambah Kapolres.

Saat petugas Polsek Sindang Kelingi melakukan pencegatan di jalan lintas Curup-Lubuklinggau tepatnya di depan Mapolsek Sindang Kelingi. Petugas melihat dua orang yang membawa sepeda motor milik korban. Namun, karena melihat ada petugas yang melakukan penghadangan kemudian kedua pelaku putar balik dan langsung dikejar petugas. Keduanya berhasil di hadang petugas di kawasan Desa Mojorejo Kecamatan Selupu Rejang. Saat berhasil dihentikan tersebut, kedua orang pelaku langsung berusaha melawan dan melukai petugas menggunakan belati.

Meski telah diberikan tembakan peringatan, namun, pelaku tetap melawan sehingga petugas langsung melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak ke bagian betis dan bawah ketiak. Sedangkan satu pelaku lainnya, melarikan diri dengan memasuki perkebunan milik warga. Selain mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam dan kunci leter T.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dilumpuhkan, pelaku sempat dibawa ke RS Annisa di Kelurahan Simpang Nangka untuk mendapat perawatan medis. Namun, sekitar pukul 16.00 WIB pelaku dinyatakan meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Curup.

"Saat ini, petugas kita masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang kabur. Selain itu, kita juga tengah mencari identitas pelaku yang memiliki ciri-ciri terdapat tato dibagian bahu kanan yang berhasil dilumpuhkan,” demikian Kapolres.(Fyr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT