News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tujuh Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Lintas Kabupaten Kepahiang-Kabupaten Lahat Rusak Parah

Jalan lintas yang menghubungkan Kabupaten Kepahiang, Bengkulu menuju Kabupaten Lahat dan Pagar Alam, Sumatera Selatan, mengalami kerusakan parah. Sedikitnya ada 6 titik badan jalan yang berlubang dan membahayakan pengendara yang melintas
Rabu, 18 Mei 2022 - 11:41 WIB
jalan Penghubung Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Menuju Kabupaten Lahat dan Pagar Alam
Sumber :
  • Tim Tvone/Ferry

Kepahiang, Bengkulu.-Jalan lintas yang menghubungkan Kabupaten Kepahiang, Bengkulu menuju Kabupaten Lahat dan Pagar Alam, Sumatera Selatan, mengalami kerusakan parah. Sedikitnya ada 6 titik badan jalan yang berlubang dan membahayakan pengendara yang melintas.
 
Ke-6 titik badan jalan yang mengalami kerusakan parah berada di Desa Muara Langkap, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Pada hal, jalan lintas yang telah mengalami kerusakan selama hampir tujun tahun ini merupakan jalur transportasi pengangkutan sembako dari dalam dan keluar Bengkulu.
 
"Jalan telah rusak sejak lama, bahkan kondisi badan jalan makin sulit untuk dilalui. Untuk dapat melintas, kami terpaksa memilih jalur yang masih bisa dilalui dan itupun harus bergantian dan melawan arah,” kata Ade, salah seorang sopir angkutan sembako. Rabu(17/05/2022).
 
Ade mengatakan, dirinya tiap hari bolak balik melintasi jalan rusak tersebut. Dan harus berekstra hati-hati karena bila salah perhitungan akan menyebabkan kecelakaan fatal.
 
"Karena tidak ada jalan alternatif lain, kita tetap terpaksa melintasi jalan yang ada enam titik mengalami kerusakan parah. Selain berlubang, badan jalan juga kecil sehingga bila berpapasan dengan kendaraan lain harus bergantian," jelas Ade.
 
Sebagai bentuk keluhan, Ade pun pernah menginfokan kondisi jalan rusak tersebut ke media sosial dan berharap adanya perbaikan dari pemerintah. Namun, hingga saat ini jalan tak kunjung diperbaiki, bahkan kondisinya makin memprihatinkan.
 
"Saya berharap pemerintah ada yang terketuk hatinya agar jalan yang rusak bisa segera diperbaiki. Apa lagi saya sudah mem-‘posting’ kondisi jalan di media sosial," tegas Ade.
 
Hal senada juga diungkapkan Anshori, warga desa Muara Langkap yang mengeluh akan kerusakan jalan di tempatnya. Padahal, warga telah melaporkan kondisi badan jalan rusak tersebut ke pemerintah kabupaten dan provinsi, agar bisa segera diperbaiki.
 
 "Katanya jalan tersebut milik negara dan bukan kewenangan kabupaten dan provinsi tetapi kewenangan pemerintah pusat," ungkap Anshori.
 
Meski demikian, Anshori berharap agar Gubernur Bengkulu untuk dapat menyampaikan ke pemerintah pusat terkait kondisi jalan di desa Muara Langkap yang mengalami kerusakan parah. "Bila turun hujan, badan jalan akan tergenang air dan menyebabkan kecelakaan. Untuk itu, kami berharap jalan yang mengalami kerusakan agar bisa segera diperbaiki," tutup Anshori.
 
Untuk diketahui, jalan penghubung Kabupaten Kepahiang, Bengkulu menuju Kabupaten Lahat dan Pagar Alam, Sumatera Selatan ini merupakan jalur transportasi pengangkut sembako dan hasil perkebunan.(FYR/LNO)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT