News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sumut Diproyeksikan Deflasi, Gunung Sitoli Akan Cetak Deflasi Lebih Tinggi Dibandingkan Wilayah Lain

Setelah membukukan inflasi tinggi di akhir tahun kemarin, Sumut diproyeksikan akan merealisasikan deflasi besar pada bulan Januari. Sejumlah komoditas pangan
Kamis, 29 Januari 2026 - 15:00 WIB
Benjamin Gunawan, Pengamat Ekonomi UISU.
Sumber :
  • tim tvOne/ tim tvOne

Medan, tvOnenews - Setelah membukukan inflasi tinggi di akhir tahun kemarin, Sumut diproyeksikan akan merealisasikan deflasi besar pada bulan Januari. Sejumlah komoditas pangan yang menjadi penyumbang deflasi diantaranya adalah cabai merah yang turun sekitar 45 persen, cabai rawit turun sekitar 13 persen, bawang merah turun sekitar 15.4 persen, telur ayam turun sekitar 3.62 persen, gula pasir curah turun 6.6 persen dan minyak goreng curah turun sekitar 18.2 persen.

Namun sejumlah komoditas juga alami kenaikan harga seperti daging ayam, daging sapi, bawang putih, gula pasir premium, minyak goreng kemasan hingga emas masih membukukan kenaikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga diproyeksikan Sumut akan mengalami deflasi minimal 0.56 persen (month to month) di bulan Januari. Penurunan untuk komoditas pangan hortikultura seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah lebih dikarenakan oleh membaiknya pasokan setelah bencana besar November.

“Jadi kenaikan laju tekanan inflasi disaat awal tahun (Januari) tidak akan tejadi di tahun 2026 ini. Karena disaat Januari 2026, harga sejumlah kebutuhan pangan alami penurunan. Secara teknikal harga pangan di bulan Desember 2025 menjadi puncak tertinggi akibat gangguan supply. Yang memaksa harga pangan alami pelemahan seiring dengan proses pemulihan bencana,” ujar Benjamin Gunawan, pengamat ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara, Kamis (29/1/2026).

Sementara itu untuk sejumlah wilayah seperti Gunung Sitoli/Nias, dan Tapanuli berpeluang mencetak deflasi yang lebih besar dibandingkan Sumut secara keseluruhan. 

“Sebagai contoh harga cabai di Gunung Sitoli Nias dipastikan alami penurunan signifikan. Saat ini harga cabai merah di Gunung Sitoli 33.750 per Kg berdasarkan hasil pemantauan melalui PIHPS (pusat informasi harga pangan strategis),” lanjut Benjamin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Angka tersebut sangat jauh berbeda dengan bulan Desember yang sempat ditransaksikan dikisaran harga Rp200 ribu per Kg. Bahkan dari beberapa sumber yang saya tanyai harga cabai merah ditransaksikan dikisaran 300 ribu per Kg pada bulan Desember silam. Sehingga Gunung Sitoli berpeluang mencetak deflasi lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah lain di Sumut.”

Dan tidak berhenti di situ, deflasi di Gunung Sitoli juga bisa saja berlanjut pada bulan Februari mendatang. Situasinya bisa sangat berbeda dengan mayoritas wilayah IHK (indeks harga konsumen) yang dijadikan basis perhitungan inflasi di Sumut. Namun potensi deflasi Gunung Sitoli di bulan depan akan sangat bergantung dari besaran deflasi di Januari 2026. (Tim tvOne/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT