GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BLTS Kesra Disalurkan di Kawasan Terdampak Bencana

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) kembali digelar pemerintah di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli keluarga rentan.
Minggu, 28 Desember 2025 - 14:08 WIB
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) kembali digelar pemerintah di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli keluarga rentan.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) kembali digelar pemerintah di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli keluarga rentan. Program bantuan sosial tunai yang berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial RI ini disalurkan kepada jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) melalui mitra resmi pemerintah, salah satunya Pos Indonesia atau PosIND, yang menjalankan mandat negara hingga ke tingkat paling dekat dengan warga.

Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pelaksanaan BLTS Kesra berlangsung dalam situasi yang tidak biasa. Sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Malalak, baru saja terdampak bencana banjir dan longsor. Jalan terputus tak lagi bisa dilewati, jembatan rusak bahkan lenyap diterjang banjir, dan yang pasti banjir dan longsor yang melanda kawasan ini memutus akses antar nagari dan warga di dalamnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aktivitas pertanian sangat terganggu, serta menekan ekonomi keluarga yang sebagian besar bergantung pada hasil sawah dan ladang. Sebagian warga kehilangan penghasilan karena sawah dan ladang tak lagi bisa digarap, sementara kebutuhan hidup sehari-hari tetap berjalan.

Dalam kondisi tersebut, Pos Indonesia tetap menjalankan tugasnya sebagai pelaksana penyaluran BLTS Kesra, sekaligus ikut terlibat dalam distribusi bantuan logistik kebencanaan yang dikirimkan dari berbagai daerah. Penyaluran bantuan tunai dari pemerintah dan distribusi bantuan darurat berjalan beriringan, menandai hadirnya negara melalui dua jalur sekaligus: perlindungan sosial dan tanggap darurat bencana. Keduanya berjalan bersamaan, menyentuh warga di waktu yang sama.

Bagi warga terdampak, BLTS Kesra bukan sekadar bantuan uang. Ia hadir sebagai penyangga sementara di tengah ketidakpastian, sementara bantuan logistik menjawab kebutuhan paling mendesak. Di lapangan, mandat kebijakan pemerintah diterjemahkan menjadi kerja nyata oleh petugas Pos Indonesia yang tetap bergerak, bahkan ketika akses jalan rusak dan medan sulit ditempuh.

Warga di daerah Agam sebagian besar bekerja sebagai petani di sawang dan ladang. Bagi Erianis, petani di Malalak, dampak bencana terasa sangat nyata. 

“Jembatan putus. Parah sekali,” katanya singkat.

Sawah yang biasa menjadi sumber penghidupan kini sulit dijangkau. Aktivitas bertani terhenti, sementara kebutuhan rumah tangga tetap berjalan. BLTS Kesra sebesar Rp900.000 yang diterimanya digunakan untuk kebutuhan anak dan keluarga. 

“Bermanfaat sekali,” ujarnya. 

Dalam situasi darurat, uang tunai memberi fleksibilitas, warga bisa menentukan sendiri prioritas paling mendesak. Cerita serupa datang dari Epizar, buruh tani di Malalak Barat. Longsor memutus jalan utama, membuatnya kesulitan bekerja. 

“Jalan terputus, jadi kerja ya terhambat,” katanya.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) kembali digelar pemerintah di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli keluarga rentan.
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) kembali digelar pemerintah di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli keluarga rentan.
Sumber :
  • Istimewa

Bantuan BLTS Kesra ia gunakan untuk biaya sekolah anak. Informasi bantuan ia terima dari wali jorong, dan proses pencairan dinilainya mudah. Sementara itu, Syukur, yang juga petani di Malalak Barat, datang mengambil bantuan dengan membawa harapan sederhana. Ia mengaku menerima undangan dari wali jorong dan wali nagari untuk mengambil BLTS Kesra. Ladangnya terdampak sebagian akibat bencana, meski rumahnya relatif aman.

“Yang penting bisa nambah beras, minyak, sarden, ya sembako dapur,” ujarnya.

Bantuan tunai sebesar Rp900.000 itu, menurut Syukur, setidaknya bisa menambah stok pangan keluarga di tengah penghasilan yang menurun. Ladangnya terdampak sebagian, penghasilan menurun, dan bantuan tunai menjadi penopang sementara. Ia juga menyebut sebelumnya telah menerima bantuan sembako seperti beras, minyak, dan makanan instan, namun BLTS Kesra memberinya keleluasaan untuk memenuhi kebutuhan mendesak lainnya.

Strategi Penyaluran Bantuan di Medan Sulit
Di tengah akses jalan yang rusak, pola penyaluran bantuan harus menyesuaikan. Samiar, salah satu KPM, sebelumnya menerima bantuan logistik seperti karpet, tikar, dan kompor gas. Ketika BLTS Kesra disalurkan, ia merasakan manfaat layanan door to door.

“Biasanya kami harus datang ke kantor. Sekarang petugas pos yang datang,” ujarnya 

Dalam kondisi longsor, layanan antar menjadi krusial, terutama bagi warga yang kesulitan mobilitas. Dari sisi pelaksana, Robby Riyanto, Executive Manager (EM) Kantor Cabang Bukittinggi, menjelaskan bahwa untuk wilayah terdampak bencana, Pos Indonesia menyesuaikan skema penyaluran.

“Untuk daerah terdampak, kami lebih banyak melakukan penyaluran door to door dan berbasis komunitas,” ujarnya.

Koordinasi dilakukan dengan nagari untuk menentukan titik lokasi penerima. Kendala utama, menurut Robby, adalah akses jalan. 

“Dalam kondisi normal, daerah ini mudah dijangkau. Tapi sekarang infrastruktur jalan menjadi tantangan,” katanya. 

Meski demikian, Pos Indonesia menargetkan kinerja penyaluran mendekati 100 persen. “Prinsip kami mempermudah masyarakat mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Robert Chaniago, Branch Manager KCP Bukittinggi Pasar Atas. Di Kecamatan Malalak, penyaluran BLTS Kesra dilakukan di kantor wali nagari karena jalur transportasi rusak.

“Karena banyak jalan putus atau amblas, penyaluran kami lakukan di kantor wali nagari yang mudah diakses,” ujarnya.

Bantuan Tunai sebagai Jembatan Pemulihan
Di wilayah bencana, BLTS Kesra berfungsi sebagai jembatan pemulihan ekonomi. Tidak seperti logistik yang sifatnya seragam, bantuan tunai memberi fleksibilitas. Warga bisa memilih: membeli beras, membayar sekolah, atau menutup kebutuhan mendesak lain.

Bagi Rosni, Syukur, Irma Putri, Desmawati, Erianis, hingga Samiar, BLTS Kesra bukan sekadar angka Rp900.000. Ia menjadi ruang bernapas di tengah ketidakpastian, di saat sawah belum bisa digarap dan jalan belum pulih.

Di Kecamatan Malalak dan sebgian wilaayah kabupaten Agam, pemulihan masih berjalan perlahan. Jalan dan jembatan belum sepenuhnya pulih, sawah membutuhkan waktu untuk kembali digarap, dan sebagian warga masih hidup dalam bayang-bayang trauma bencana. Namun di tengah situasi tersebut, bantuan negara terus hadir melalui proses yang berkelanjutan.

Bagi para korban banjir dan longsor di Agam, kehadiran pemerintah melalui berbagai skema bantuan adalah pengingat bahwa mereka tidak dibiarkan menghadapi krisis sendirian. Negara hadir melalui kebijakan, melalui anggaran, dan melalui orang-orang yang bekerja di lapanga, dari petugas kebencanaan, relawan, hingga petugas Pos Indonesia yang tetap menjalankan mandat penyaluran bantuan sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah medan yang sulit, tugas itu dijalankan tanpa hiruk-pikuk. Bantuan diantarkan, data diverifikasi, dan warga didatangi satu per satu. Dari proses itulah, pemulihan sosial dan ekonomi perlahan dibangun kembali, tidak dengan janji besar, tetapi melalui kehadiran yang konsisten.

BLTS Kesra dan bantuan bencana berjalan bersamaan, satu menjaga hari ini, satu membuka jalan menuju esok. Di tengah lumpur dan longsor, kehadiran itu menjadi penanda bahwa warga terdampak tidak sepenuhnya sendiri.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT