GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Beragam Alasan Masyarakat Pilih Mudik Lebih Awal

Wanda salah satu Asisten Rumah Tangga ( ART) di Jakarta, lebih awal mengambil jadwal libur karena takut pemerintah akan kembali memberlakukan PPKM di Jakarta.
Minggu, 24 April 2022 - 11:36 WIB
Penumpang arus mudik di salah satu loket otobus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di bengkuku, Minggu (24/4/2022)
Sumber :
  • tim tvOne - Miko

Bengkulu - Tahun ini masyarakat diperbolehkan untuk melakukan mudik lebaran, pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah bersama sanak keluarga.

Tak sedikit dari masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran lebih awal dengan menggunakan jasa moda transportasi udara, darat, laut maupun pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya, Wery Anjani mahasiswi Universitas Bengkulu yang memilih mudik lebih awal dengan menggunakan jasa otobus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dari Bengkulu tujuan Solok, Sumatera Barat. Pilihan ini dilakukan dengan pertimbangan harga tiket masih relatif murah, dan tidak berdesakan saat berada di loket.

"Jika hari ini tiket masih 235 ribu rupiah bang, kalau besok tiket sudah naik jadi 300 ribu lebih, kan lumayan buat menghemat uang kalau hari ini," ujar Wery saat menunggu jadwal pemberangkatan di salah satu loket otobus, Minggu (24/4/2022).

Lain halnya dengan Wanda salah satu Asisten Rumah Tangga ( ART) di Jakarta, lebih awal mengambil jadwal libur karena takut pemerintah akan kembali memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta, seperti tahun sebelumnya, yang memaksa dirinya harus merayakan Idul Fitri jauh dari keluarga.

"Tahun lalu saya tidak sempat lebaran di Bengkulu, makanya dengan diperbolehkannya untuk mudik, saya langsung ajukan cuti. Selain itu, saya takut nanti saat mendekati lebaran tiba-tiba ada pembatasan lagi seperti tahun lalu," jelas Wanda.

Ia juga mengatakan, bila tidak mudik lebih awal akan kesulitan mendapatkan tiket bus, apa lagi saat ini semua warga yang bekerja diluar Bengkulu banyak yang ingin melakukan mudik dengan tujuan serupa.

Meski demikian Wanda mengaku berterima kasih pada pemerintah karena telah memperbolehkan masyarakat untuk lakukan mudik lebaran tahun ini. Kendati dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan bagi masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak banyak persyaratan saat akan berangkat cukup kita sudah di vaksin saja tanpa harus tes antigen dan SWAB lagi," tutup Wanda.

Sebagaimana diketahui pemerintah telah memberikan kelonggaran bagi masyarakat untuk melakukan mudik lebaran pada tahun ini, dengan syarat bagi pemudik telah mendapatkan vaksinasi booster. (rgo/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT