News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Olahraga Panahan Ternyata Bisa Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Olahraga panahan mungkin dianggap sebagai hobi yang menyenangkan oleh banyak orang. Beberapa menganggap olahraga ini termasuk mahal dan bergengsi. Sebenarnya, jauh sebelum itu, busur dan anak panah pertama kali telah digunakan sejak tahun 5000 SM.
Kamis, 7 April 2022 - 15:10 WIB
Nisa Mahasiswi Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Medan, sedang berlatih Panahan di Lapangan Unimed Medan.
Sumber :
  • Tim TvOne/Sri Gustina Hasan

Medan, Sumatera Utara - Olahraga panahan mungkin dianggap sebagai hobi yang menyenangkan oleh banyak orang. Beberapa menganggap olahraga ini termasuk mahal dan bergengsi. Sebenarnya, jauh sebelum itu, busur dan anak panah pertama kali telah digunakan sejak tahun 5000 SM.

Kebanyakan orang-orang masa itu memanfaatkan panah untuk berburu. Namun, seiring dengan zaman yang terus berkembang, kini memanah menjadi cabang olahraga yang sangat populer, bahkan ditampilkan di Olimpiade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang pemanah profesional, membutuhkan banyak kekuatan dan harus mampu fokus serta berkonsentrasi ketika memanah agar anak panahnya bisa tepat mengenai sasaran yang diinginkan. Sebagian besar orang menganggap olahraga ini adalah jenis olahraga statis, padahal tetap saja dibutuhkan tenaga yang besar untuk melakukannya.

Manfaat utama dari olahraga memanah adalah meningkatkan koordinasi tangan dan mata. Mengarahkan dan menembakkan anak panah juga dapat membantu meningkatkan fokus. Sementara koordinasi ini bisa semakin ditingkatkan dengan terus berlatih, menjaga tubuh dalam posisi yang konstan ketika menembakkan anak panah, dan meningkatkan keseimbangan. 

Nisa, salah seorang pemanah, sekaligus mahasiswi yang sedang berlatih di Lapangan Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Medan (Unimed), Kamis (7/4/2022), menjelaskan sejak berlatih  memanah, dirinya lebih bisa mengelola emosi dan lebih konsentrasi.

"Saya orangnya temperamen, kak, tidak sabaran dalam semua hal, orang tua sempat khawatir dengan sifat saya ini, berkat dorongan dan saran orang tua, akhirnya saya penasaran dan serius berlatih di panahan sampai hari ini,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan banyak manfaat yang diperoleh dari berlatih panahan, "Seperti lebih relaksasi, lebih fokus, lebih melatih kesabaran, menguatkan otot bagian atas, dan yang terpenting bisa meningkatkan daya tahan tubuh, apalagi di masa Covid begini,” ujarnya sambil melesatkan anak panah tepat di lingkaran kuning. (Sri Gustina Hasan/Wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT