News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awal Ramadhan, Harga Cabai Merah Naik 400 Persen di Meulaboh

Harga jual cabai merah keriting dan sejumlah bumbu dapur, di Pasar Bina Usaha (PBU) Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, mengalami kenaikan harga. Stok yang tersedia di tingkat pedagang kian terbatas, dikhawatirkan harga juga tak bisa dikontrol
Rabu, 6 April 2022 - 12:54 WIB
Warga Sedang Membeli Cabai dipasar Bina Usaha Meulaboh
Sumber :
  • Tim TvOne/ Chaidir Azhar

Aceh Barat, Aceh - Harga jual cabai merah keriting dan sejumlah bumbu dapur, di Pasar Bina Usaha (PBU) Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, mengalami kenaikan harga. Stok yang tersedia di tingkat pedagang kian terbatas, dikhawatirkan harga juga tak bisa dikontrol. 
 
Salah seorang pedagang di PBU Meulaboh, Dion (39), mengatakan, harga jual cabai merah keriting terus naik secara bertahap dari bulan lalu, hingga menyentuh harga Rp55 sampai Rp57 ribu per kilogram.
 
“Bulan lalu harganya sempat Rp10 ribu per kilogram untuk cabai merah keriting, tapi memang terkesan mendadak juga, sekarang sudah Rp55 ribu per kilogram,” ujar Dion, Pada Rabu (6/4/2022).
 
Dion Menambahkan kenaikan harga cabai memang mencapai 400 persen dari harga sebelumnya.
 
"Kenaikannya 400 persen, karena memang pasokan barang sangat minim dalam dua pekan terakhir," terang Dion.
 
Komoditas pangan lainnya yang mengalami kenaikan, khususnya pada bumbu dapur, yaitu Cabai Rawit dari harga Rp40 ribu per kilogram, naik menjadi Rp50 ribu. Begitu Pula dengan bawang merah dari Rp24 ribu per kilogram menjadi Rp Rp 38 ribu.
 
“Kalau cabai rawit memang dipasok dari luar Aceh Barat, ada juga dari lokal kita disini, tapi minim, jadi makanya masih bergantung pada daerah lain untuk stok di pasar,” jelasnya.
 
Untuk bawang putih harganya mengalami kenaikan sebesar 4 ribu rupiah. Dari sebelumnya Rp26 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp30 ribu. Sementara penurunan harga terjadi pada komoditas tomat, dari Rp16 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram.
 
Karena tingginya harga komoditas pangan, banyak pembeli yang kini mengurangi jumlah belanjaan. Kendatipun, jika kondisi seperti ini terus dibiarkan maka harga jual bumbu dapur bisa saja lebih naik drastis.
 
Juariah (49) salah seorang pembeli, mengeluhkan kenaikan harga tersebut. Dirinya yang biasa memerlukan cabai merah keriting sampai 1,5 kilogram untuk kebutuhan rumah, hanya bisa membeli ¼ saja agar bisa mendapat bumbu dapur lainnya.
 
“Sangat sulitlah kalau harga naik kaya gini, kita terpaksa belinya kurang, uang belanja tidak cukup, semoga harga segera bisa stabil,” imbuhnya.(Chaidir Azhar/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT