News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Mobil Dinas Propam Polres Tapanuli Selatan yang Viral, Polda Sumut: Pengemudi Masih di Bawah Umur

Kabidhumas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan pengemudi mobil dinas Propam Polres Tapanuli Selatan yang viral ternyata masih di bawah umur.
Senin, 7 Juli 2025 - 17:04 WIB
Kabidhumas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan saat konpres soal mobil dinas Propam Polres Tapanuli Selatan yang viral.
Sumber :
  • Ahmidal

Medan, tvOnenews.com - Kabidhumas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan pengemudi mobil dinas Propam Polres Tapanuli Selatan yang viral ternyata masih di bawah umur. Mobil dinas Propam Polres Tapanuli viral di media sosial usai diduga melakukan tabrak lari terhadap pengendara roda empat lainnya.

“Kendaraan tersebut digunakan oleh remaja dengan inisial AS umur 16 tahun. Dipergunakan untuk jalan-jalan di Kota Medan, alasannya hanya ingin memakai kendaraan dinas,” kata Ferry, Senin (7/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ferry menjelaskan AS merupakan anak dari Pelaksana Tugas Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasi Propam) Polres Tapanuli Selatan, Iptu AF Kendaraan itu merupakan mobil dinas dari Iptu AF.

“Saat itu Iptu AF sedang melakukan tugas dinas ke Polda Sumut. Pada saat yang bersangkutan istirahat di rumahnya di Medan, kendaraan tersebut digunakan oleh anaknya,” ucap Ferry.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, kendaraan dinas Propam Polres Tapanuli Selatan belum terbukti melakukan tabrak lari. Namun, berdasarkan keterangan AS kendaraan yang dikemudikannya hanya menyerempet mobil lain.

“Setelah hasil pengecekan dari Polda Sumut ke Satlantas Polrestabes Medan sampai saat ini belum ada laporan bahwa terjadi insiden kecelakaan. Hasil dari klarifikasi yang bersangkutan bahwa kendaraan tersebut bentuknya seperti menyerempet antara dua kendaraan roda empat,” ujar Ferry.

Kendati demikian, Polda Sumut tetap memproses Iptu AF karena telah lalai terkait penggunaan mobil dinasnya. Meskipun Iptu AF tidak mengetahui jika mobil dinasnya dibawa anaknya, Plt Kasi Propam Polres Tapanuli Selatan itu berpeluang mendapatkan sanksi.

“Polda Sumut tetap melakukan tindakan proses kepada Iptu AF karena kelalaiannya. Kami akan memproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Sedangkan untuk yang lalu lintas itu kami masih mendalaminya, jika hal tersebut benar maka akan kami proses sesuai aturan yang berlaku,” ujar Ferry.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu unit mobil Propam Polres Tapanuli Selatan viral di media sosial. Mobil itu disebut telah melakukan tabrak lari terhadap kendaraan roda empat lainnya.

Fifie Wijaya yang menjadi korban tabrak lari itu merekam mobil Propam Polres Tapanuli Selatan mulai dari Jalan Pemuda Simpang Waspada, Minggu (6/7/2025) malam.

“Wah gila sudah menabrak lari, sial. Gila ya, aduh,” katanya sambil merekam aksi kejar-kejaran itu dari dalam mobilnya.

Fifie bahkan terlihat emosi dengan aksi tabrak lari yang dilakukan mobil Propam Polres Tapanuli Selatan. Amarahnya memuncak usai mengetahui pengemudi mobil dinas polisi itu masih anak-anak.

“Ini sepertinya yang bawa anak-anak. Ini mobilnya sudah tabrak lari. Mobil Propam tabrak orang habis itu lari,” ujarnya.

Aksi kejar-kejaran itu akhirnya berhenti di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Kemudian, Fifie langsung turun dari mobilnya dan meminta remaja yang di dalam mobil Propam Polres Tapanuli Selatan itu untuk turun. Beberapa saat kemudian, remaja itu langsung membuka jendela mobilnya.

“Minta nomor bapak kalian. Mana nomor bapak kalian kasih ke aku. Cepat aku bilang hujan ini,” ucap Fifie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, seorang perempuan keluar dari mobil tersebut. Mereka mengaku tidak kabur.

“Enggak lari kami,” ujar perempuan yang belum diketahui identitasnya itu. (ayr/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT