News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Kreatif Anak Medan Kelola Limbah Kayu Jadi Miniatur Berharga

Limbah bagi masyarakat umum mungkin hanya akan menjadi sampah. Namun, berbeda ditangan Eko Prayetno pengagas Rumah Kreatif Anak Medan (Ketam), limbah diubah menjadi barang yang bernilai ekonomis.
Rabu, 30 Maret 2022 - 13:54 WIB
Rumah Kreatif Anak Medan Kelola Limbah Kayu Jadi Miniatur Berharga
Sumber :
  • Tim Tvone/Fahmi

Medan, Sumatera Utara - Limbah bagi masyarakat umum mungkin hanya akan menjadi sampah. Namun, berbeda ditangan Eko Prayetno pengagas Rumah Kreatif Anak Medan (Ketam), limbah diubah menjadi barang yang bernilai ekonomis.
 
Pasca memutuskan untuk berhenti dari ASN, Eko memunculkan ide kreatif membuat berbagai miniatur ikon Medan bernilai seni tinggi. Ide nya muncul ketika dirinya melihat banyak limbah stik es krim yang terbuang buang.
 
Uniknya semua bahan yang digunakan dari limbah stik es krim, tusuk sate, triplek, sumpit.  Selain di pajang sebagai miniatur juga bisa dijadikan cinderamata.
 
“Awalnya otodidak, berhenti dari kerjaan terus karena pola pengangguran muncul ide kreatif. Ada stik es krim dibuang buang sama adik adik ini kemudian saya kutip, awalnya buat sampan kecil. Jelek saya buang lagi, ambil stik lagi buat lagi, buat terus sampai bagus. Jadi setahun melatih diri otodidak mencari presisi bentuk, cari bahan apa yang bisa digabungkan jadi cantik,” ungkap Eko, Rabu, (30/03/2022).
 
Tahun 2014, Eko Prayetno memutuskan mendirikan rumah kreatif anak Medan, melihat terlalu bebasnya pergaulan anak anak jaman sekarang, ia mengajak membuat karya kreatif dari limbah kayu.
 
Selain itu, Eko juga membuat kelas pelatihan secara gratis untuk siapa aja yang ingin belajar pembuatan miniatur dari barang bekas.
 
“Saya sendiri awalnya acuannya dari barang bekas gimana jadi satu produk yang punya nilai daya jual, yang banyak dibuang dan tidak dipakai,” terangnya.
 
Kerajinan tangan yang Eko tekuni ia garap secara serius. Rumah kecil di dalam Gang Tunggal Jalan Pasar 3, Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan ini, tempat bereksperimen dengan barang barang bekas yang ia temukan di parit besar depan rumahnya.
 
Dari barang barang bekas itu, Eko sudah menghasilkan becak Medan, bus, truk excavator, sepeda ontel, rumah adat dan masih banyak lagi.
 
“Sekarang sudah banyak, ada stearofoam bekas, box kulkas bekas, terus saya pikirkan jadi apa ya, oh jadi kapal, atau bangunan.  Dan saya juga buat maket sekarang,” kata Eko.
 
Miniatur karya dijual dengan harga mulai Rp 50ribu sampai jutaan rupiah tergantung ukuran dan bahan pembuatannya.
 
“Rp 50ribu – Rp 200 ribu, lihat ukurannya juga kalau besar sampai Rp 1 juta juga, terus barangnya apa,” ucap Eko.
 
Sudah berjalan selama 8 tahun sebagai perajin barang bekas, Eko Prayetno berharap pemerintah daerah dapat mendukung wadah kreatif untuk ‘Rumah Kreatif Anak Medan’  yang didirikannya.
 
“Ini sebenarnya aset bangsa, perajin ini, diperhatikan pemerintah, dukung tempat yang kurang baik dibantu, dari alatnya yang kurang, kalau bahan kan kita banyak dari daur ulang,” harapnya.(Fahmi/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT