News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih 7 Jam, 7 Tersangka Kerangkeng Langkat Diperiksa

Proses pemeriksaan terhadap tujuh orang tersangka kasus kerangkeng manusia di Rumah Bupati Langkat non aktif berlangsung lebih dari tujuh jam di Polda Sumut.
Sabtu, 26 Maret 2022 - 15:22 WIB
Pemeriksaan terhadap tujuh orang tersangka kasus 'Kerangkeng Manusia' Bupati Langkat.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan - Proses pemeriksaan terhadap tujuh orang tersangka kasus kerangkeng manusia di Rumah Bupati Langkat non aktif berlangsung lebih dari tujuh jam, Jumat (25/3/2022).

Ketujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu masing-masing HS, IS, TS, RG, JS, HG dan SP sudah membawa barang-barang sambil memikul tas yang disebut berisi pakaian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan tersebut menjadi penentu nasib dari delapan orang yang ditetapkan Polda Sumut sebagai tersangka, terkait kasus tindak pidana TPPO dan penganiayaan yang menyebabkan adanya korban meninggal dunia. 

Di mana peristiwa itu terjadi di kerangkeng manusia milik Terbit Rencana Perangin Angin yang sejak 2010 lalu sudah beroperasi dengan embel-embel panti rehabilitasi pengguna narkoba.

Pihak Polda Sumut dari penyidik Subdit Jahtanras dan Subdit Renagta bertugas memeriksa para tersangka.

Ternyata, tersangka DP yang disebut sebut anak kandung atau putra sulung dari sang Bupati Langkat non aktif, Terbit Rencana Perangin Angin juga dikabarkan telah hadir memenuhi pemanggilan, sehingga total delapan tersangka hadir diperiksa.

Diketahui awalnya kedatangan tujuh tersangka memenuhi pemanggilan tersebut pada Jumat (25/3/2022) pukul 13.00 WIB dan diperiksa secara intensif oleh penyidik.

"Ini lagi break semua pemeriksaan belum ada yang selesai, masih break kita istirahat, shalat, makan malam," kata Sangap selaku kuasa hukum para tersangka.

Lalu Sangap yang juga koperatif kepada awak media, menjawab secara detail hal terkait bagian materi pemeriksaan.

Menurutnya, ada 30 materi pertanyaan yang diajukan penyidik untuk masing-masing tersangka.

"Materinya masih seputar apa diberitakanlah. Soal pembinaan asal muasalnya sampai ada korban. Intinya, materi pemeriksaan macam-macam pertanyaan, materinya juga berbeda. Kalau peranan ada yang tidak berperan sama sekali. Biar saja dijawab apa yang mereka ketahui," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pihak Polda Sumut yang masih tampak sibuk melakukan pemeriksaan belum dapat membalas  konfirmasi awak media.

Mengingat penyidik masih berkerja memeriksa delapan tersangka, kemudian selanjutnya pihak Polda akan menggelar perkara pemeriksaan untuk menentukan apakah penahanan dilakukan atau kemungkinan sebaliknya. (Yoga/Nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT