News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Rusak Dan Berlubang di Deli Serdang Telan Banyak Korban 

Menurut warga sekitar, kerusakan jalan tersebut telah terjadi sejak lebih dari satu tahun terakhir. Mereka mengaku sudah berkali-kali melaporkan kondisi itu kepada pemerintah desa dan pihak terkait di Kabupaten Deli Serdang, namun belum ada tindakan konkret hingga saat ini.
Selasa, 8 April 2025 - 13:15 WIB
Pengendara Sepeda Motor Terjatuh Saat Melintas Di Jalan Rusak dan Berlubang di Desa Sunggal Kanan, Deli Serdang
Sumber :
  • Zulfahmi

Deli Serdang, tvOnenews.com - Kondisi jalan penghubung antar kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, tepatnya di Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, semakin memprihatinkan. Jalan yang penuh lubang dan genangan air itu telah memakan banyak korban, khususnya pengendara sepeda motor yang terjatuh saat melintas.


Dari amatan tvOnenews.com selasa (8/4/2025) dilokasi jalan rusak, terlihat jelas sejumlah pengendara motor terjatuh saat berusaha melewati jalan rusak tersebut. Lubang-lubang besar yang tertutup genangan air menjadi jebakan berbahaya, terutama saat hujan mengguyur. Tak jarang, pengendara terpeleset dan terjerembab ke dalam kubangan yang menyerupai kolam lumpur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Menurut warga sekitar, kerusakan jalan tersebut telah terjadi sejak lebih dari satu tahun terakhir. Mereka mengaku sudah berkali-kali melaporkan kondisi itu kepada pemerintah desa dan pihak terkait di Kabupaten Deli Serdang, namun belum ada tindakan konkret hingga saat ini.


“Sudah banyak pengendara motor yang jatuh setiap hari. Ada yang cuma lecet, tapi ada juga yang sampai patah tulang karena terperosok ke lubang jalan,” ungkap Muhammad Ridwan, warga setempat


Ridwan mengatakan, kondisi jalan yang rusak parah itu tak ubahnya seperti kubangan kerbau. Ia bersama warga lainnya merasa kecewa karena meski sudah lama menyampaikan keluhan, namun belum juga ada perbaikan dari pemerintah.


“Lihat saja sendiri, Bang. Jalannya sudah seperti kubangan kerbau. Kami sudah capek melapor ke desa dan kecamatan, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Kami warga di sini sudah sangat resah,” kata Ridwan dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Tak hanya membahayakan keselamatan pengendara, kondisi jalan yang buruk ini juga berdampak pada ekonomi warga sekitar. Para pemilik usaha kecil di sepanjang jalan tersebut mengalami penurunan pengunjung karena banyak orang enggan berhenti atau melintas di lokasi itu.


“Dulu ramai pembeli, sekarang sepi. Banyak yang takut melintas karena jalanan rusak parah. Usaha kami jadi merugi, bahkan ada beberapa yang tutup karena sudah tidak sanggup menanggung kerugian,” keluh wati salah satu pemilik warung di pinggir jalan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT