News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban tenggelam di Sungai Ogan

Tim SAR gabungan berjumlah 27 orang dari BPBD OKU, Basarnas, TNI dan Polri serta dibantu masyarakat sekitar berjibaku menyusuri Sungai Ogan dimulai dari titik pertama kali korban dilaporkan tenggelam.
Senin, 7 April 2025 - 18:42 WIB
Tim SAR gabungan mencari korban tenggelam di Sungai Ogan menggunakan perahu mesin, Senin.
Sumber :
  • ANTARA/Edo Purmana

Baturaja, tvOnenews.com - Tim SAR gabungan melanjutkan kegiatan pencarian pada hari ketiga terhadap korban Pardinata (11) yang tenggelam di Sungai Ogan, wilayah Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, sejak hari Sabtu (5/4) pukul 15. 00 WIB.


Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo di Baturaja, Senin, mengatakan pada pencarian hari ketiga Tim SAR gabungan mengerahkan seluruh kekuatan untuk mencari keberadaan korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim SAR gabungan berjumlah 27 orang dari BPBD OKU, Basarnas, TNI dan Polri serta dibantu masyarakat sekitar berjibaku menyusuri Sungai Ogan dimulai dari titik pertama kali korban dilaporkan tenggelam.

"Dari Polres OKU sendiri kami mengerahkan sebanyak lima orang personel," katanya.

Tim SAR gabungan menerjunkan tiga unit perahu karet dan perahu mesin yang disebar untuk menyusuri sungai guna mencari keberadaan korban agar segera ditemukan.

Pihaknya juga menerjunkan tim penyelam dengan peralatan lengkap untuk menyelami sungai mulai dari titik pertama korban tenggelam.

Bahkan, petugas di lapangan dengan dibantu oleh masyarakat setempat melakukan penyisiran secara menyeluruh dengan berjalan kaki di sepanjang aliran sungai yang berada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Mudah-mudahan pencarian hari ketiga ini korban segera ditemukan sesuai harapan bersama," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melakukan aktivitas di sungai untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Apalagi saat ini arus Sungai Ogan cukup deras sehingga masyarakat, terutama anak-anak agar berhati-hati saat mandi ataupun melakukan aktivitas di sekitar sungai," ujarnya. (ant/nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT