News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemulangan Paksa Puluhan Pekerja yang Melakukan Aksi Menginap di Pematangsiantar Berlangsung Ricuh

Kericuhan berlangsung saat sejumlah petugas gabungan kota Pematangsiantar,  Sumatera Utara, meminta agar para demonstran kembali ke kampung halamannya setelah tiga hari melakukan aksi menginap.
Jumat, 11 Maret 2022 - 21:11 WIB
Pemulangan Paksa Puluhan Pekerja yang Melakukan Aksi Menginap di Pematangsiantar Berlangsung Ricuh
Sumber :
  • tvone

Pematangsiantar, Sumatera Utara - Kericuhan berlangsung saat sejumlah petugas gabungan baik dari TNI/Polri, satpol PP kota Pematangsiantar,  Sumatera Utara, meminta agar para demonstran kembali ke kampung halamannya setelah tiga hari melakukan aksi menginap  di kantor UPTD Disnaker Provinsi Sumatera Utara. 

Namun, imbauan yang telah di minta oleh petugas ini diabaikan bahkan tujuh puluh pekerja yang melakukan aksi demonstrasi memilih tetap bertahan dan menolak untuk kembali sebelum tuntutan mereka di penuhi oleh perusahaan tempat mereka bekerja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah melakukan negosiasi berulang kali, akhirnya petugas gabungan kemudian berupaya melakukan langkah persuasif. Hal ini dilakukan karena kota Pematangsiantar masih berada dalam level tiga penyebaran virus covid-19. 

Upaya ini mendapatkan perlawanan dari para pendemo yang sebagian besar adalah ibu-ibu dan membawa sejumlah anak yang masih berusia balita. 

Teriakan histeris sempat terdengar dari para pendem yang menolak untuk dipulangkan. Namun berkat kesigapan petugas, seluruh pekerja yang melakukan demo akhirnya bisa dipulangkan dengan menggunakan bus angkutan yang telah disiapkan.

Kapolresta Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar saat ditemui di lokasi mengatakan, tindakan yang di lakukan oleh 100 personel petugas gabungan yang di terjunkan ke lokasi kantor UPTD Disnaker Sumut ini sudah sesuai dengan SOP. 

Boy menyebutkan bahwa, kedatangan 70 pekerja bersama dengan istri dan anak-anak melakukan aksi demonstrasi dan menginap selama tiga hari. Selama melakukan aksi, mereka tidak berkordinasi dengan satgas covid–19 Pematangsiantar dan Kepolisian Polresta Pematangsiantar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Meski mereka tidak berkordinasi dengan pihak terkait sejak melakukan aksi demo dan menginap, namun selama tiga hari melakukan aksi di kota Pematangsiantar kita justru ikut memberikan fasilitas makan, tempat tidur dan lainnya,” ungkap Boy. 

“Kita sudah melakukan upaya negosiasi berulang agar saudara-saudara kita ini mau kembali ke rumah kediaman mereka menunggu adanya upaya dan solusi atas apa yang mereka alami, namun mereka tetap menolak dan memilih bertahan. Selain itu, kami juga telah menghubungi pihak-pihak terkait dengan berkordinasi dengan pihak perusahaan PT Wahana Graha Makmur, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara, Disnaker Kabupaten Dairi dan Kepolisian Polres Dairi guna mencari solusi atas tuntutaan mereka," ungkap Boy kembali.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT