News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jemaah Islamiyah di Sumatera Utara Resmi Bubarkan Diri dan Berikrar Setia untuk NKRI

Dari ratusan orang ini, sebagian dari mereka pernah terlibat bom Natal tahun 2000, perampokan Lippo Bank, penggalangan dana berdirinya negara Jemaah Islamiyah (JI), perampokan bank CIMB Niaga Sukaramai, serta penyerangan Polsek Hamparan Perak.
Selasa, 20 Agustus 2024 - 14:11 WIB
171 Mantan Teroris, Berikrar NKRI Harga Mati.
Sumber :
  • Bahana

Medan, tvOnenews.com - Sebanyak 177 anggota Jemaah Islamiyah (JI) di wilayah Sumatera Utara menyatakan membubarkan diri pada Selasa (20/8/2024).

Ratusan orang ini membubarkan diri mengikuti para pimpinan Jamaah Islamiyah yang mendeklarasikan pembubaran kelompok teroris tersebut di Bogor, Jawa Barat pada 30 Juni lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembubaran ini diikuti mantan narapidana terorisme dan simpatisan yang ada di Sumatera Utara.

Dari ratusan orang ini, sebagian dari mereka pernah terlibat bom Natal tahun 2000, perampokan Lippo Bank, penggalangan dana berdirinya negara Jemaah Islamiyah (JI), perampokan bank CIMB Niaga Sukaramai, serta penyerangan Polsek Hamparan Perak.

Pembubaran dan deklarasi menyatakan sikap kembali ke negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta mengikuti hukum yang berlaku ini dilakukan di Asrama Haji Medan dan dihadiri personel Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Polri.

“Siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan terlibat aktif mengisi kemerdekaan serta menjauhkan diri dari kelompok ekstrimis," teriak 177 eks Jemaah Islamiyah.

Kemudian, mereka juga berjanji akan menyerahkan senjata tajam maupun bahan peledak yang masih disimpan kepada aparat penegak hukum.

Setelah membaca deklarasi, mereka pun bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Jika ada alat bahan atau senjata siap menyerahkan kepada aparat yang berwenang. Semoga Allah meridohi keputusan ini," tutup ikrarnya.

Perwakilan mantan Jemaah Islamiyah, sekaligus mantan narapidana terorisme (Eks Napiter) Usman Haidar bin Sef atau Fahim mengatakan pembubaran ini mengikuti yang sudah dilakukan kelompok lain di Bogor.

Sebelum menyatakan bubarkan barisan, pihaknya sudah berdiskusi dengan eks anggota yang ada di Medan dan sekitarnya.

Hasilnya, sekitar 177 sepakat kembali ke negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Intinya kita ingin deklarator yang menjelaskan ini di Bogor beberapa waktu lalu mempunyai sikap yang sama dengan teman-teman yang ada di Medan," kata Perwakilan mantan Jemaah Islamiyah, sekaligus mantan narapidana terorisme (Eks Napiter) Usman Haidar bin Sef atau Fahim, Selasa (20/8/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fahim mengatakan, setelah pembubaran ini mereka akan terus berkordinasi dengan pemerintah.

Sejauh ini respon pemerintah khususnya Densus 88 disebut positif terhadap eks narapidana terorisme dan simpatisannya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT