News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mesin Pengering Jagung dan Padi Bantuan Kementan Diduga Dijual Oknum Nakal di OKU Selatan

Menurut pantauan pada Rabu (26/6/2024), mesin tersebut tak lagi terlihat di gudang tempat biasanya disimpan di Desa Bumi Agung Jaya, Kecamatan Buay Rawan.
Jumat, 28 Juni 2024 - 00:31 WIB
Lokasi gudang penyimpanan mesin.
Sumber :
  • Andi Salani

Oku Selatan, tvOnenews.com - Masyarakat Desa Sukajaya, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten OKU Selatan, dikejutkan oleh hilangnya mesin vertikal dryer, sebuah mesin pengering padi dan jagung yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Menurut pantauan pada Rabu (26/6/2024), mesin tersebut tak lagi terlihat di gudang tempat biasanya disimpan di Desa Bumi Agung Jaya, Kecamatan Buay Rawan. Dugaan kuat bahwa mesin tersebut dijual oleh oknum tak bertanggung jawab, mengingat mesin itu sudah lama tidak dimanfaatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AI, salah satu warga setempat, mengaku bahwa dirinya diupah oleh seseorang untuk membongkar spandek gudang yang diklaim sebagai milik pribadi oleh oknum tersebut.

"Saya didatangi seseorang yang meminta saya membongkar spandek di gudang. Dia mengaku gudang itu miliknya, jadi saya mau karena cuma diupah," ungkap AI pada Rabu (26/6/2024).

AI menjelaskan bahwa ia hanya mengambil lima keping spandek atas perintah oknum tersebut dan tidak tahu ke mana barang-barang itu dibawa. "Setelah membongkar spandek, saya langsung pergi karena sudah dapat upah. Saya tidak tahu kalau itu gudang mesin bantuan pemerintah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian OKU Selatan, Syahtomi, saat dikonfirmasi merasa terkejut lantaran dirinya tidak mengetahui hal itu, atau atas dugaan hilangnya mesin.

"Saya juga baru tahu dari kalian bahwa mesin tersebut sudah tidak ada, kami akan segera menyelidiki dan memanggil penanggung jawab mesin tersebut," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Sartomi, bahwa mesin vertikal dryer tersebut memang merupakan bantuan pemerintah pada tahun 2017 lalu yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan petani setempat. Pihaknya akan segera melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus ini dan memastikan bahwa bantuan tersebut digunakan sesuai peruntukannya.

Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang bertanggung jawab dan memastikan bahwa aset-aset bantuan pemerintah dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. (asi/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT