News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Depresi, Seorang Istri di Rejang Lebong Bengkulu Tega Habisi Nyawa Suami

Seorang istri di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, tega menghabisi nyawa sang suami. Korban tewas dengan luka robek di bagian leher belakang, setelah dibacok
Jumat, 21 Juni 2024 - 14:08 WIB
Polisi melakukan olah TKP dan evakuasi korban.
Sumber :
  • Tim tvOne/Fery Yustika

Rejang Lebong, tvOnenews.com - Seorang istri di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, tega menghabisi nyawa sang suami. Korban tewas dengan luka robek di bagian leher belakang, setelah dibacok dengan menggunakan sebilah parang oleh pelaku. Diduga, pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran depresi soal ekonomi keluarga dan kerap terjadi cek cok mulut di antara keduannya. 

Tanpa perlawanan, A-H, warga Perumahan PU Kelurahan Talang Rimbo Lama Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong, diringkus polisi dari Polsek Selupu Rejang di rumah salah seorang kerabatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanita 38 tahun ini, diduga kuat telah menghabisi nyawa W-H (44 tahun), yang tak lain adalah suaminya, di kebun milik mereka atau tak jauh dari kediaman keduanya pada Kamis pagi (20/6/2024) sekitar pukul 06.00 WIB. 

Korban W-H tewas dengan luka robek di bagian leher belakang, hingga nyaris putus. Serta menderita sejumlah luka robek di beberapa bagian tubuh lainnya setelah dibacok dengan menggunakan sebilah parang oleh pelaku A-H. 

Polisi yang tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Selanjutnya, membawa jenazah korban W-H ke rumah sakit guna dilakukan visum, serta memeriksa dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Ibnu Sina Alfarobi, menuturkan dugaan awal pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran depresi soal ekonomi keluarga dan kerap terjadi cek cok mulut di antara keduannya.

"Dari keterangan para saksi, diketahui jika korban dan pelaku kerap terlibat cek cok mulut terkait persoalan ekonomi keluarga. Hingga akhirnya, pelaku yang diduga mengalami depresi ini gelap mata dan tega membacok korban dengan menggunakan sebilah parang setelah sebelumnya terlibat cek cok,” ujar Kapolsek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Kapolsek, diketahui juga jika antara korban dengan pelaku sejak dua bulan terakhir telah pisah ranjang. Sedangkan penanganan kasus pembunuhan ini, telah diambil alih oleh Sat Reskrim Polres Rejang Lebong dan masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku A-H.

"Saat ini, untuk pelaku A-H sudah dibawa ke Mapolres Rejang Lebong guna menjalani pemeriksaan,” pungkas Kapolsek.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT